Gara-gara Ayam, Anak Bunuh Bapaknya

  • Whatsapp
Ilustrasi tewas
Ilustrasi (Thinkstock)

Gara-gara Ayam, Anak Bunuh Bapaknya

JAMBISERU.COM – Seorang pemuda berinisial An (35) terancam mendekam di penjara akibat ulahnya menganiaya ayah kandungnya, Baehaki (65) alias Haji Jalu hingga tewas.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Nyinyir Soal Pesta Duren Fachrori, Akun FB Samarni Dilaporkan ke Polda Jambi

Dugaan sementara, motif An menewaskan ayahnya karena kesal setelah korban memarahi istrinya (Ya) hingga kabur dari rumah.

Diduga, pemicu korban marah-marah menantunya itu setelah disuruh mengusir ayam di rumahnya di Kampung Lembur Tonggoh RT 03/04, Desa Lembursawah, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jumat (3/1/2020) malam.

“Pak haji menyuruh ke menantunya ngusir ayam di dapur, cuma tidak dilakukan sehingga pak haji Jalu marah. Menantunya kabur, terus dicari sama suaminya (pelaku),” kata Camat Pabuaran, Asep Mulyani kepada sukabumiupdate.com–jaringan Suara.com–media partner Jambiseru.com, Sabtu (4/1/2020).

Asep menyampaikan, tak terima dimarahi, Ya kemudian melaporkan hal itu kepada suaminya. Mendengarkan hal itu, Na naik pitam. Pelaku tak terima jika bapaknya memarahi istrinya.

“Sampai rumah, pelaku tak terima dengan perlakuan bapaknya ke istrinya. Itu yang memicu adu mulut. Informasinya begitu,” katanya.

Buntut dari kejadian itu, Baehaki sempat terlibat cekcok hingga akhirnya berkelahi dengan sang anak. Saat itu, An secara bertubi-tubi menghujamkan bogem mentah kepada Baehaki. Bahkan, korban sempat ditimpa roda traktor sawah.

“Sampai selepas isya menjelang malam cekcok berlanjut lalu terjadi perkelahian. Berdasarkan informasi, baik ayah maupun anak sama-sama dikenal tempramen,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pabuaran. Sementara pelaku langsung tangkap polisi di rumahnya dan kemudian dibawa ke Polsek Lengkong untuk dimintai keterangan.

BACA JUGAKebakaran di Pudak, Mobil dan Motor Ikut Hangus

“Saat kejadian tidak ada saksi karena istri korban berlari ke tetangga untuk mencari bantuan, mengingat rumah korban dan pelaku ini sangat berjauhan dengan permukiman warga lainnya,” katanya. (put)

Pos terkait