Sakit Keras, WNI Kerinci di Malaysia Butuh Bantuan Dermawan

Alimin warga kerinci yang tengah sakit di malaysia. Foto: Jambiseru.com
Alimin warga kerinci yang tengah sakit di malaysia.Foto: Jambiseru.com

Sakit Keras, WNI Kerinci di Malaysia Butuh Bantuan Dermawan

JAMBISERU.COM, Malaysia – Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, begitulah nasib yang dialami Alimin (44), warga negara Indonesia (WNI) asal Kerinci yang mengadu nasib ke negeri Jiran, Malaysia.

BACA JUGAJumatan di Masjid Dekat RRI, Al Haris Nostalgia Semasa Kerja di…

Bacaan Lainnya

Maksud hati merantau ke Malaysia ingin mencari nafkah, namun bapak dua anak ini malah mendapat kemalangan.

Saat ini Alimin hanya bisa terbaring lemah dan tak berdaya, dirawat di Hospital HKL, Kuala Lumpur.

Oleh Hospital setempat, Alimin didiagnosa mengindap penyakit dibagian kepala, karena adanya Virus yang menyerang ke bagian otaknya.

Alimin mulai dirawat sejak Kamis, (16/01/2020) atau sekitar dua minggu yang lalu.

Sementara sebulan sebelum dirawat, Alimin sudah diserang penyakit yang mengindap di otaknya itu.

Alimin dirujuk ke Hospital Kuala Lumpur, dibawa oleh ormas “Kerinci Bersatu” Malaysia.

Sejak dirawat inap di rumah sakit Kuala Lumpur tersebut, Alimin diurus dan dijaga oleh beberapa perwakilan pengurus dari ormas Kerinci Bersatu.

Baca Juga Berita Kerinci Lain : BBM Langka Buat Petani di Kerinci Jambi Menjerit, SPBU: Pasokan dari Padang Berkurang

Menurut sumber di Malaysia. Mhd. Fajri, Koordinator ormas Kerinci Bersatu wilayah Kuala Lumpur.

Dirinya mengaku kewalahan karena terkendala dengan biaya pengobatan.

Katanya, saat ini biaya perawatan Alimin sudah membengkak, mencapai sepuluh ribu ringgit Malaysia, atau setara Rp. 33 juta.

“Jadi kami sekarang kewalahan, karena terkendala biaya untuk pengobatan Alimin. Biayanya sudah membengkak.”kata Mhd. Fajri, Jumat (31/01).

Mhd. Fajri mengatakan, untuk biaya selama ini, ormas Kerinci Bersatu telah berusaha sekuat tenaga melakukan penggalangan dana untuk biaya pengobatan Alimin.

“Baik secara fisik, moril, dan materil kita telah berusaha menggalang dana dari angota-anggota ormas.”bebernya.

Namun, katanya dana tersebut tentunya tidak cukup untuk biaya pengobatan Alimin.

Sementara Alimin sendiri masih sangat membutuhkan perawatan.

Koordinator ormas Kerinci Bersatu wilayah Kuala Lumpur ini, sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Kab. Kerinci, maupun pihak terkait.

“Kami minta pihak pemda Kerinci ataupun pihak terkait di Kerinci untuk dapat membantu biaya pengobatan saudara kita Alimin ini.” harapnya.

Untuk diketahui, Alimin yang saat ini dirawat di Hospital Kuala Lumpur, berasal dari Desa Pidung, Kec. Danau Kerinci, Kab. Kerinci, Prov. Jambi.

BACA JUGAKuasa Hukum Tersangka Penyerang Aktivis: Bukan Ditangkap, Tapi Diserahkan

Alimin merantau ke Malaysia meninggalkan dua orang buah hatinya, sudah hampir tiga tahun. Kedua orang anaknya saat ini tinggal di Desa Pidung, Kerinci. (064)

Pos terkait