Pesawat Lionair Meledak, Tim Medis Corona Tewas

Pesawat lionair yang meledak. (Ist)
Pesawat lionair yang meledak. (Ist)

Pesawat Lionair Meledak, Tim Medis Corona Tewas

Jambiseru.com – Satu pesawat Lionair, meledak dan terbakar di Filipina, Minggu (29/3/2020). Seluruh awak dan penumpang tewas, termasuk tim medis ahli virus corona yang dibawa pesawat tersebut.

Kantor berita Indonesia, Antara, melaporkan, pesawat yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan yang memiliki layanan carter dan terdaftar di Filipina itu tiba-tiba meledak. Delapan orang tewas seketika.

Petugas berada di sekitar lokasi kecelakaan pesawat evakuasi medis yang meledak saat takeoff di Manila International Airport, bernama “Lionair”, akan menuju Haneda, Jepang.

Bacaan Lainnya

Tetapi, pesawat Lionair meledak di ujung landasan Bandara Ninoy Aquino International (NAIA), Minggu, sekitar pukul 20.00 waktu setempat, kata petugas bandara.

Baca Juga : Kerinci Zona Merah, Positif Corona Jambi yang Terbaru Ternyata dari Kerinci-Jambi

Adapun Maskapai penerbangan Indonesia Lion Air Group telah mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa kecelakaan pesawat tersebut tidak terkait dengan mereka.

Dalam sebuah rekaman video menunjukkan gumpalan asap membumbung di langit malam ketika kru pemadam kebakaran menyiram badan pesawat dengan busa.

Pesawat jenis twin-jet West Wind 24 diketahui membawa tiga personel medis, tiga awak pesawat serta satu orang pasien bersama rekannya, ujar senator yang juga Ketua Palang Merah Filipina (RRC) Richard Gordon melaui akun Twitternya.

“Sayangnya, tidak ada penumpang yang selamat dari kecelakaan itu,” kata Otoritas Bandara Internasional Manila (MIAA) dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga : Identitas Positif Corona Jambi yang Baru, Ternyata Pria Usia 53

Investigasi pasca meledaknya pesawat itu dilakukan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Filipina, kata MIAA.
Landasan pacu telah ditutup sementara, berdampak kepada kedatangan pesawat Korean Air yang dialihkan ke bandara Clark di Filipina utara, kata General Manager MIAA Eddie Monreal.

Monreal mengonfirmasi bahwa seorang warga negara Amerika dan warga negara Kanada termasuk di antara penumpang yang tewas. Namun ia tidak memberikan perincian lebih lanjut. Adapun enam korban lainnya seluruhnya adalah warga negara Filipina, kata Monreal. (ant/san)

Pos terkait