Pesawat ‘Hari Kiamat’ Dirancang Tahan Nuklir, Malah Rusak Ditabrak Burung

pesawat-hari-kiamat-e-6b-mercury
Pesawat 'Hari Kiamat' E-6B Mercury (Wikimedia Commons)

JAMBISERU.COM – Burung merupakan salah satu ancaman serius di bidang aviasi. Bagaimana tidak, belum lama ini seekor burung sukses membuat pesawat militer tahan nuklir mengalami kerusakan parah.

BACA JUGA: Nilai Tukar Rupiah Anjlok Usai Jokowi Umumkan Nama-nama Menteri

Pesawat yang dimaksud adalah pesawat E-6B Mercury. Pesawat model Boeing 707 tersebut adalah pesawat ‘hari kiamat’ milik angkatan laut Amerika Serikat.

Bacaan Lainnya

Tak main-main, E-6B Mercury adalah pesawat yang dirancang untuk selamat dari bencana nuklir. Jika perang nuklir terjadi, E-6B Mercury akan digunakan sebagai pusat komando dan komunikasi yang dapat bertahan dari gelombang elektromagnetik nuklir.

Sayangnya, pesawat ‘hari kiamat’ tersebut malah tumbang gara-gara seekor burung. Dilansir Suara.com–media partner Jambiseru.com dari laman Live Science, insiden ini terjadi pada 2 Oktober silam di Naval Air Station Patuxent River, Maryland.

Saat itu, E-6B Mercury tengah melakukan manuver touch-and-go. Manuver ini mengharuskan pesawat untuk mendarat dan segera lepas landas lagi tanpa berhenti.

Meski begitu, E-6B Mercury malah ditabrak burung. Salah satu mesin yang ada pun mengalami kerusakan.

Pesawat 'Hari Kiamat' E-6B Mercury (Wikimedia Commons)
Pesawat ‘Hari Kiamat’ E-6B Mercury (Wikimedia Commons)

Akibat insiden pesawat ditabrak burung ini, E-6B Mercury dikabarkan mengalami kerusakan Kelas A.

Dalam Angkatan Laut Amerika Serikat, kerusakan Kelas A sama artinya dengan kerusakan yang menimbulkan kerugian lebih dari 2 juta dolar, kematian, atau disabilitas permanen.

Untunglah, tak ada personel yang terluka dan pesawat dikabarkan sukses mendarat kembali di landas pacu.

Meski begitu, Amerika Serikat tetap saja harus mengeluarkan biaya miliaran demi memperbaiki mesin pesawat ‘hari kiamat’ ini.

“Mesin sudah diganti, dan pesawat telah kembali bertugas,” ujar Tim Boulay, juru bicara untuk Naval Air Warfare Center Aircraft Division.

BACA JUGA: Jokowi Umumkan Menteri Ekonomi, IHSG Malah Anjlok di Zona Merah

Kerusakan pesawat akibat ditabrak burung sebenarnya bukan hal yang jarang terjadi. Menurut pemerintah, setiap tahunnya ada 3.000 insiden pesawat militer yang ditabrak burung. (put)

Pos terkait