Ferdinand Hutahaean Akan Ajukan Penangguhan Penahanan

Ferdinand Hutahaean (Suara.com/Bowo Raharjo)
Ferdinand Hutahaean (Suara.com/Bowo Raharjo)

-

BACA BERITA SERU LAIN DI JAMBISERUCOM

Jambi Seru – Ferdinand Hutahaean bakal mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Bareskrim Polri. Permohonan ini rencananya bakal disamapaikan ke penyidik pada Selasa (11/1/2022) hari ini.

Baca Juga :
Breaking News : Adu Kambing Mobil Minibus Versus Travel di Merangin

Kuasa hukum Ferdinand, Zaky Rasidik mengatakan permohonan penangguhan penahanan dilakukan dengan alasan riwayat penyakit yang diderita kliennya.

“Upaya-upaya hukum yang akan dilakukan pertama adalah mungkin permohonan penangguhan penahanan. Karena tentu klien kami ini ada riwayat sakit ya, sehingga mungkin permohonan penangguhan itu perlu untuk kami lakukan,” ungkap Zaky di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022) dini hari.

Selain karena alasan riwayat penyakit, Zaky menyebut sejumlah alasan lainnya. Salah satunya dia beralasan jika Ferdinand merupakan tulang punggung keluarga.

“Kedua karena klien kami ini tulang punggung keluarga. Sehingga, mungkin itu yang kemudian mendasari kami mengajukan penangguhan penahanan,” imbuhnya.

Sebelumnya Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri sudah resmi menetapkan Ferdinand sebagai tersangka buntut kicauan Allahmu Lemah. Penetapan tersangka dilakukan usai penyidik memeriksa Ferdinand, saksi, ahli, dan mengantongi dua alat bukti.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut Ferdinand dijerat dengan Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP.

Baca Juga :
Terendam Bajir, Kawasan Pondok Meja Muaro Jambi Macet

“Ancaman maksimal 10 tahun penjara,” ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022).

Pos terkait