Diisukan Akan Hapus PKH, Fadhil: Bagaimana Mau Hilangkan Itu Program Presiden

  • Whatsapp
Paslon bupati dan wakil bupati Batanghari nomor urut 3, Fadhil-Bakhtiar. Foto: Rizki/Jambiseru.com
Paslon bupati dan wakil bupati Batanghari nomor urut 3, Fadhil-Bakhtiar. Foto: Rizki/Jambiseru.com

Diisukan Akan Hapus PKH, Fadhil: Bagaimana Mau Hilangkan Itu Program Presiden

JAMBISERU.COM – Sejumlah isu miring mulai dilontarkan pada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Batanghari nomor urut 3, Fadhil-Bakhtiar. Salah satunya isu penghapusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga : Salah Satu Paslon di Pilkada Tanjab Barat Terancam Didiskualifikasi Bawaslu

Menanggapi hal tersebut, M. Fadhil Arief mengatakan, PKH merupakan program dari presiden dan tidak mungkin akan dihilangkan.

“Bagaimana mau menghilangkan itu program dari presiden, bisa-bisa bupatinya yang dihilangkan oleh presiden. Isu tersebut sudah jelas ngawur,” kata M. Fadhil Arief disela-sela proses pengukuhan tim saat diwawancarai awak media, Rabu (21/10/2020).

Disebutkan Fadhil, pihaknya nanti akan memperbaiki program data dari penerima PKH itu sendiri. Bukan menghilangkan program tersebut.

“Yang pertama kita harus pahami dulu apa itu perubahan. perubahan itu sesuatu yang selama ini khilaf, lupa, lalai dan tidak pernah dilakuakan akan kita lakukan,” sebutnya.

“Sesuatu yang ada manfaatnya bagi masyarakat akan tetapi Pelayanan nya tidak optimal akan dibenahi. Seperti PKH bagaimana datanya selalu update dan diperbaharui secara berkala,” tambahnya.

Dilanjutkan Fadhil, selain pembenahan PKH secara berkala, birokrasi santunan kematian juga harus dibenahi. Jangan sampai keluarga yang berduka habis ongkos bolak balik ngurus santunan itu.

“Santunan kematian ini kan masih banyak minatnya, jadi birokrasi yang selama ini kurang bagus akan kita benahi. Bagaimana nantinya akan kita rubah dan menggunakan aplikasi sehingga penerima santunan kematian itu langsung sampai ketangan keluarga yang berduka,” terangnya.

Baca Juga : Meski Pandemi, Harga Makanan Kucing di Jambi Stabil

Dijelaskan Fadhil, bahwa perubahan itu bukan menghilangkan akan tetapi memperbaiki yang kurang bagus.

“Kalau ada orang memahami perubahan itu menghilangkan, itu bukan perubahan namanya tetapi pemusnahan. Jadi, kita harus bedakan itu,” pungkasnya. (riz)

  • Whatsapp

Pos terkait