Diduga Begal, 3 Remaja Bawa Celurit Ditembak Polisi

Remaja ditembak
Seorang remaja yang mengalami luka tembak usai ditembak seorang Brimob. (suara.com)

Jambi Seru – Diduga akan melakukan begal, 3 remaja yang bawa celurit ditembak oleh seorang anggota Brimob berinisial Bharatu ES. Belakangan diketahui, 3 remaja tersebut masih berada di bawah umur.

Kejadian penembakan ini terjadi di kawasan perumahan Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara. Penembakan itu dilakukan, lantaran ketiga remaja itu tidak mengindahkan peringatan yang diberikan oleh Bharatu ES.

Terkait kasus penembakan itu, Polresta Bogor menjelaskan, jika tindakan tegas tersebut dilakukan Bharatu ES setelah sebelumnya memberikan peringatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejahatan ketiga remaja tersebut.

Mengutip dari laman suara.com (media partner jambiseru.com), dengan artikel yang berjudul 3 Remaja Ditembak Brimob, Begini Penjelasan Polresta Bogor, Wakil Kepala Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Ferdy Irawan mengatakan dua dari tiga orang remaja yang mengacungkan celurit itu mendekati anggota Brimob dan mereka juga berusaha kabur.

“Personel Brimob ini menggunakan kendaraan bermotor berboncengan dengan rekannya orang sipil, kemudian melihat tiga orang ini berboncengan tiga orang dengan mengacungkan celurit. Kemudian ada peringatan dari warga sekitar soal tiga orang pelaku ini berputar-putar di seputaran Villa Bogor Indah dan mengingatkan kepada personel Brimob agar hati-hati ada begal,” tutur Ferdy Irawan saat dikonfirmasi di Kota Bogor, Senin (17/10/2022).

Adapun tiga orang remaja yang ditembak itu masing-masing berinisial EI (15), AF (16), dan AA (15). Dua orang merupakan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan satu orang putus sekolah.

Ferdy menjelaskan, kronologis penembakan itu bermula saat Bharatu ES yang baru keluar dari rumah kontrakannya di sekitar perumahan Vila Bogor Indah tidak sengaja berpapasan dengan tiga orang remaja berboncengan dalam satu sepeda motor sambil mengacungkan celurit pada Minggu (16/10) pukul 4.30 WIB.

Bharatu ES juga sempat diingatkan warga agar waspada karena ada begal di seputaran Danau Vila Bogor Indah.

Tak lama kemudian, saat melintasi putaran danau itu, Bharatu ES melihat ketiga remaja itu. Satu orang duduk di sepeda motor dan dua orang lainnya berkeliling.

Ferdy mengatakan sebagai aparat kepolisian, Bharatu ES menanyakan para remaja tersebut.

Sayangnya, dua orang remaja itu justru mendatangi Bharatu ES sambil mengacungkan celurit.

Mendapati kondisi tersebut, Bharata ES pun mengeluarkan tembakan peringatan dua kali, tetapi tetap tidak digubris oleh remaja-remaja tersebut.

Ketiga remaja itu melarikan diri dengan berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Bharatu ES kemudian mengejar mereka hingga sekitar satu kilometer dan memberikan dua tembakan ke arah sasaran, yakni tembakan pertama ke arah remaja yang memegang celurit dan satu tembakan lagi ke remaja lainnya yang mengenai pinggang tembus hingga ke perut.

Remaja berinisial EI mengalami dua luka sobek di pergelangan tangan dan luka sobek di lutut kaki kiri serta luka tembak di pinggang tembus ke perut.

Kemudian untuk remaja AF terkena luka tembak di pinggang, kemudian luka sobek pada lutut kaki kiri karena terjatuh dari kendaraan. Selanjutnya remaja ketiga, yaitu AA terkena luka tembak pada pinggang tembus ke perut serta luka di kaki.

Ketiga remaja yang tersungkur itu kemudian ditolong warga dan dilaporkan ke Polsek Bogor Utara, selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Jadi, alasan penembakan yang dilakukan Bharatu ES adalah untuk keselamatan warga sekitar. Takutnya gagal (melakukan kejahatan) di Vila Bogor Indah, pindah misi di tempat lain,” katanya. (tra)

Pos terkait