SAMARINDA, Jambiseru.com – Pulau Kalimantan tidak lagi hanya dikenal sebagai penghasil minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dikirim ke luar daerah untuk diolah lebih lanjut.
Transformasi ekonomi berjalan nyata, sejumlah wilayah telah berhasil mengolah hasil kebun menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi, sementara pengembangan ke tahap yang lebih kompleks terus disiapkan secara terukur.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata diversifikasi ekonomi, mengubah pola ketergantungan pada komoditas mentah menjadi struktur perekonomian yang lebih kuat, beragam, dan tahan terhadap gejolak pasar.
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berdiri sebagai pelopor dengan kawasan industri yang sudah berproduksi, diikuti provinsi lain yang turut mengembangkan rantai pengolahan secara bertahap.
Baca Selengkapnya : Di Antaranews.com












