Polisi Cuma Temukan Pekerja, Diduga Operasi PETI di Kerici Bocor

Operasi PETI
Operasi PETI yang digelar Polres Kerinci namun tak menemukan alat berat di lokasi (Foto: Oga)

Jambi Seru – Operasi PETI yang digelar Polres Kerinci tidak membuahkan hasil. Polisi cuma temukan pekerja di lokasi PETI. Diduga operasi PETI tersebut bocor, hingga pelaku PETI sempat melarikan alat berat mereka.

Operasi PETI ini digelar Polres Kerinci di Aliran Sungai Penetai Desa Muara Hemat Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci pada Senin (28/11/2022). Di lokasi, polisi hanya menemukan beberapa orang pekerja dan bekas galian saja.

Diperkirakan, alat berat yang digunakan sudah dilarikan dari lokasi sejak 25 November 2022 lalu. Sehingga sudah tidak ditemukan berada di lokasi ataupun di dekat lokasi PETI.

Bacaan Lainnya

Seperti dikutip dari kerinciseipenuh.jambiseru.com, dalam operasi Terpadu PETI di Sungai Penetai dipimpin langsung Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K. yang didampingi Waka Polres Kerinci, Kompol Samsul B Pinem, S. H., M.H. dan diikuti oleh seluruh Pers yang ditunjuk dalam Surat Perintah.

Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K. mengakui bahwa informasi operasi PETI di Sungai Penetai telah bocor sebelum operasi dilaksanakan.

“Dalam operasi kita berhasil mengamankan 4 (empat) orang yang diduga Pelaku Tindak Pidana PETI,” ujarnya.

Adapun indentitas 4 pelaku yang berhasil diamankan adalah GR, (19) warga Kayu Aro Kecamatan Surantih, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, PS, (20) warga Dusun Serpih Desa Muara Hemat Kecamtan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci. Kemudian DA, (35) warga dusun Serpih Desa Muara Hemat Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci dan AF, (17) warga Desa Perentak Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin.

Pos terkait

banner pln