Kronologis Penangkapan Bandar Ekstasi di Kota Jambi

Kepala BNN Kota Jambi, Agus Setiawan saat Konferensi pers. Foto: Yogi/Jambiseru.com
Kepala BNN Kota Jambi, Agus Setiawan saat Konferensi pers.Foto: Yogi/Jambiseru.com

Kronologis Penangkapan Bandar Ekstasi di Kota Jambi

JAMBISERU.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Jambi, AKBP Agus Setiawan, menjelaskan saat pihaknya meringkus empat orang yang mengkonsumsi narkotika, para pelaku sedang tinggi-tingginya. Mereka diketahui usai menggunakan narkotika jenis ekstasi. Saat ditangkap, mereka sedang berada di dalam kamar hotel yang berada di kawasan Jalan Camar, Pasar Jambi, Kota Jambi.

Baca Juga : Corona Update, Sudah Enam Hari di Jambi Tak Ada Penambahan

Bacaan Lainnya

AKBP Agus Setiawan, juga menambahkan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat. Petugas mendapat info bahwa pada Kamis (28/5/2020), ada sejumlah orang tengah pesta narkoba, di sebuah hotel yang berada di kawasan Pasar.

“Setelah mendapat informasi itu, tim langsung merapat ke lokasi, didampingi pihak security dan management hotel, kita langsung gerebek kelimanya,” kata Agus, Sabtu (31/5/2020).

Kata Agus, di kamar tersebut, didapatkan 4 orang yang tengah pesta narkoba. Mereka yaitu C, WA, Z, dan F.
“Mereka sepasang yang telah menggunakan narkotika jenis ekstasi,” ujarnya.

Agus menambahkan, petugas langsung menggeledah isi kamar yang disewa oleh keempat pengguna tersebut. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti.

“Setelah kita geledah, mereka ini baru selesai makai ekstasi. Kita langsung tes urin, keempatnya positif menggunakan narkotika jenis ekstasi,” tambahnya.

Lanjut Agus, setelah berhasil mengamankan keempat pengguna narkotika tersebut. Petugas langsung melakukan pengembangan.

“Kita embali berhasil mengamankan satu orang, berinisial AJ, di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi, yang menjadi pemasok terhadap empat orang yang lebih dulu diamankan,” lanjutnya.

Kata Agus, petugas kembali mau meringkus satu diantara bandar lainnya, dengan cara memancing kembali melakukan transaksi. Namun, usaha tersebut gagal, lantaran target lebih dahulu mendapat informasi.

“Mungkin sudah lebih dahulu dapat informasi, jadi dia menghindar,” lebih lanjut.

Saat diamankan, pihaknya tidak menemukan barang bukti. Hanya terbukti sebagai pengguna setelah dilakukan tes urine. Sehingga kelimanya hanya dilakukan rawat jalan.

“Iya, kita asesmen dengan kantor, kelimanya kita lakukan rawat jalan,” tutup Agus.

Baca Juga : PDAM Tak Bosan Nge-Prank Warga Kota Jambi

Terkait dengan penangkapan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait jaringan narkotika jenis ekstasi. (Yog)

Pos terkait