Bupati Mashuri Berhasil Setop Aktivitas Tambang Batubara Ilegal di Merangin

Tambang Batubara Ilegal di Merangin

Jambi Seru — Bupati Merangin H Mashuri berhasil menyetop aktivitas tambang batubara yang diduga tidak berizin, di Desa Muara Jernih Kecamatan Tabir Ulu. Ini dibuktikan dengan tidak ada lagi aktivitas tambang batubara di lokasi pertambangan dalam sepekan terakhir.

Berhentinya aktivitas tambang batu di kawasan tersebut dibenarkan Kades Muara Jernih saat mengikuti jalannya rapat koordinasi Forkopimda Merangin membahas tambang batubara, Rabu (27/7/2022).

Pada rapat yang dipimpin bupati Merangin di ruang rapat kerja bupati itu, H Mashuri tampak serius membahas persoalan yang sempat membuat Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Merangin melakukan aksi demo.

Bacaan Lainnya

‘’Alhamdulillah aktivitas tambang ilegal batubara itu sudah stop dalam seminggu ini. Kita akan usut tuntas siapa pemilik perusahaan yang nekat melakukan pertambangan itu, tanpa sedikitpun ada izin dari Kabupaten Merangin,’’ujar Bupati.

Bupati juga telah melakukan konfirmasi ke Kementerian ESDM terkait keberadaan tambang ilegal batubara itu pada Selasa (28/6/2022). ‘’Nama PT Tiga Manunggal Jaya itu tidak ditemukan di Kementerian,’’tegas Bupati.

Pada rapat koordinasi tersebut bupati menegaskan, tambang ilegal batubara itu telah membabat kawasan Hutan Produksi dan lahan milik warga. Berdasarkan pantauan tim dari Pemkab Merangin, tidak terlihat lagi adanya alat berat di lokasi pertambangan.

Sebelumnya di lokasi pertambangan itu, terlihat sejumlah alat berat, termasuk truk-truk semua dalam kondisi baru, sibuk mengangkut hasil tambang batu bara Merangin menuju Dermaga Samudara di Sumatera Barat. (edo)

Pos terkait

banner pln