2021 Pembangunan Bendungan Raksasa di Merangin Mulai Dikerjakan

Bendungan Raksasa di Merangin
Ilustrasi Bendungan. Foto : Istimewa

JAMBISERU.COM – Tahapan proses pembangunan bendungan raksasa Sungai Batang Merangin, di Kabupaten Merangin Jambi, terus berjalan. Diperkirakan, Tahun 2021 pembangunan bendungan raksasa itu sudah mulai dikerjakan.

Berita Jambiseru[dot]com LainnyaSambut Tahun Baru 2021, Sukandar Bakal Rombak Kabinetnya

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Aspan, tahapan persiapan pembangunan bendungan raksasa tersebut sudah hampir selesai. Untuk di penghujung tahun 2020 ini, prosesnya masih dalam tahapan studi larap dan pengukuran lahan masyarakat, yang digarap oleh pihak Dinas PUPR Merangin, Camat Renah Pembarap dan Kades Simpang Parit.

Bacaan Lainnya

“Nantinya lahan tersebut akan dilakukan ganti rugi,” katanya, Kamis (24/12/2020).

Awal tahun 2021 ini sambung Aspan, akan dilakukan ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang ada untuk lahan perkebunan warga di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap. Baru selanjutnya langsung masuk ke tahap pembangunan bendungan Sungai Batang Merangin.

“Iya, bendungan itu prioritas utama dari 8 titik studi untuk pembangunan bendungan di seluruh Indonesia,” kata Aspan kepada Jambiseru.com.

Dikatakan Aspan, Untuk pembangunan bendungan itu berkisar Rp 2,8 triliun. Jika ditambah anggaran untuk PLTA, irigasi dan pariwisata maka anggarannya mencapai Rp 5 triliun lebih.

Seperti diketahui, hulu Sungai Merangin itu adalah Danau Kerinci, meskipun musim kemarau pasokan air dari danau kerinci terus mengalir, karena pertimbangan teknis itu maka bendungan sungai Merangin diprioritaskan.

Berita Jambiseru[dot]com LainnyaPerbaiki Sistem Pembayaran Insentif Guru Honorer, Masnah : ke Depan Dibayar Tiap Bulan

“Pada saat studi pembangunan bendungan kemaren, diperkirakan menggunakan 1500 juta kubik material batu dan insya Allah kita targetkan tahun 2023 rampung,” tandasnya. (edo)

Pos terkait