Kapolres Muaro Jambi Sosialisasi Pencegahan Karhutla serta Penyebaran Covid-19 di Kumpeh

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto saat sosialisasi pencegahan karhutla dan covid-19. Foto: Uda/Jambiseru.com
Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto saat sosialisasi pencegahan karhutla dan covid-19. Foto: Uda/Jambiseru.com

-

BACA BERITA SERU LAIN DI JAMBISERUCOM

Kapolres Muaro Jambi Sosialisasi Pencegahan Karhutla serta Penyebaran Covid-19 di Kumpeh

JAMBISERU.COM – Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto melakukan sosialisasi kesiap siagaan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Jebus, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi, Jumat (24/7/2020) pagi.

Baca Juga : Sisihkan Honorer, Pengurus Koni Provinsi Jambi Berikan Donasi pada Pelatih dan Atlet

Kegiatan ini berlangsung di halaman PT JBP di desa tersebut. Sosisalisasi ini, AKBP Ardiyanto didampingi oleh Kabag Ops Polres Muaro Jambi, AKP Ayani, Kasat Binmas, AKP Fery Siswara, Kanit Pidsus, Ipda Yoga Prawira Mukti, Kapolsek Kumpeh Ilir, AKP Sukawi, Danramil 0415-1 Suak Kandis, Kapten Junaidi serta camat dan para kades setempat.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto menyampaikan, sesuai arahan Presiden RI Ir Joko Widodo serta Kepres RI No 03 Tahun 2020 tentang penanggulangan Karhutla bahwa, peran dan upaya pejabat daerah dan intansi terkait untuk siap siaga dalam mengantisipasi dan penanggulangan Karhutla.

“Polres Muaro Jambi beserta unsur Forkompimda siap siaga dalam mengantisipasi dan penanggulangan Karhutla,” kata AKBP Ardiyanto.

Ardiyanto menyebutkan, Polres Muaro Jambi telah bekerja sama dengan Forkompinda untuk membantu penyelesaian konflik lahan sehingga perekonomian di masyarakat berjalan dengan baik.

Selain itu, untuk pencegahan terjadinya Karhutla ini, pihak kepolisian juga telah memasang CCTV serta menggunakan aplikasi Asap Digital Polda Jambi untuk memonitoring Karhutla.

Baca Juga : Bupati dan Wabup Dampingi Reses HBA ke Merangin

“Kita juga melakukan penegakan hukum terhadap pelaku atau pemilik usaha yang dengan sengaja membiarkan atau menyebabkan terjadinya Karhutla,” tutupnya. (uda)

Pos terkait