Api Sumur Minyak Ilegal Belum Padam, Polisi Sudah Tetapkan 3 Tersangka

plt kasubid penmas bid humas polda jambi, kompol amin nasution.
Plt Kasubid Penmas Bid Humas Polda Jambi, Kompol Amin Nasution.Foto: Bid Humas Polda Jambi

JAMBI, Jambiseru.com – Api akibat kebakaran sumur minyak ilegal di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari belum juga padam.

Terhitung, pasca kebakaran sumur minyak ilegal itu sudah memasuki hari ke-10.

Plt Kasubid Penmas Bid Humas Polda Jambi, Kompol Amin Nasution mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih berupaya dan bekerjasama dengan Pertamina untuk melakukan pemadaman.

Bacaan Lainnya

“Api hingga hari ke 10 masih belum padam, saat ini personil dan pihak dari Pertamina masih di lokasi berupaya memadamkan api,” sebutnya, Selasa (20/2/2024).

Akibat ledakan tersebut, tidak hanya menelan seorang operator RIK meninggal dunia, tapi juga lahan seluas 10 hektar di Tahura ikut ludes terbakar.

Saat ini, polisi pun telah menetapkan sebanyak 3 tersangka atas peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal tersebut.

“Timsus Ditreskrimsus Polda Jambi dan Satreskrim Polres Batanghari sudah menetapkan 3 orang tersangka,” ujarnya. (aza)

Pos terkait