JAMBI, Jambiseru.com – Nasib tragis menimpa Fariz (11), seorang bocah yang dilaporkan tenggelam dan hilang terseret arus deras Sungai Buntung, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu sore (17/1/2026).
Hingga malam hari, korban belum ditemukan meski upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan di tengah hujan deras.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Korban diketahui berenang di sekitar area jembatan Sungai Buntung. Namun derasnya arus sungai, ditambah dugaan kelelahan, membuat korban tidak mampu bertahan dan akhirnya terseret arus hingga menghilang dari permukaan air.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat melakukan pencarian secara mandiri. Sayangnya, derasnya arus dan kondisi sungai yang keruh membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi baru menerima laporan resmi dari seorang warga bernama Jaka pada pukul 15.30 WIB. Tak lama berselang, satu tim rescue berjumlah delapan personel langsung diterjunkan ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Jambi, Polsek Jelutung, Damkartan Kota Jambi, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Jambi, serta masyarakat setempat.
Fokus pencarian dilakukan dengan penyisiran aliran sungai dan penyelaman di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Berbagai peralatan dikerahkan, mulai dari mobil rescue, perahu karet, peralatan selam, hingga drone thermal untuk membantu pencarian dari udara. Namun, operasi SAR dihadapkan pada tantangan berat.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur lokasi, menyebabkan jarak pandang terbatas dan debit air sungai meningkat drastis.
Meski kondisi lapangan tidak bersahabat, tim SAR gabungan menyatakan akan terus melakukan pencarian maksimal hingga korban ditemukan. (uda)












