Opini

Opini Anang Iskandar : Hak dan Kewajiban Penyalahguna dan Ketaatan Hakim Pada Asas Kemanusiaan

Oleh Dr Anang Iskandar, Ahli Hukum Narkotika, Mantan KA BNN. Jambi Seru – Kebijakan hukum dalam menaggulangi masalah narkotika di Indonesia berdasarkan pada UU no 8 tahun 1976 tentang pengesahan konvensi tunggal tentang narkotika beserta protokol yang merubahnya, dan UU no 7 tahun 1997 tentang pengesahan United Nations Convention Against

Opini

Opini Anang Iskandar : Persekongkolan Antara Penyalah Guna dan Pengedar Dalam Hukum Narkotika

Oleh Dr. Anang Iskandar, ahli hukum narkotika mantan KA BNN Jambi Seru — Tidak ada unsur sekongkol, turut serta atau perbantuan antara pelaku kejahatan penyalahgunaan dan pelaku kejahatan peredaran gelap narkotika. Hukum narkotika yang berlaku secara global menyatakan bahwa peredaran gelap narkotika dilarang berdasarkan yuridiksi masing masing negara. Masuk yuridiksi

Opini

Catatan Anang Iskandar : Kobarkan Spirit Justice for Health dan Health for Justice dalam Penegakan Hukum Narkotika

Jambiseru.com – Justice for health, health for justice adalah spririt masyarakat dunia untuk mewujudkan keadilan untuk kesehatan dan kesehatan untuk keadilan dalam menanggulangi masalah narkotika, sehubungan dengan banyak negara yang implementasi penegakkan hukumnya, berbeda dengan strategi hukumnya. Penyalah guna adalah kriminal dalam keadaan sakit adiksi dan ganguan mental, oleh karena

Opini

Catatan Anang : Rehabilitasi Itu Murah

Jambi Seru – Pengertian rehabilitasi adalah proses medis dan sosial secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika dan pemulihan secara mental dan sosial agar dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam masyarakat. Rehabilitasi penyalah guna dilaksanakan di berbagai rumah sakit atau lembaga rehabilitasi yang tumbuh berdasarkan UU no 35 tahun

Opini

Opini : Indonesia Mestinya Tak Hukum Penyalahguna Narkoba

Oleh : Komjen (Purn) Anang Iskandar Indonesia menganut rezim tidak menghukum penyalah guna dengan hukuman penjara. Hukuman penjara yang dijatuhkan oleh hakim, dalam memeriksa perkara narkotika yang terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan sebagai penyalah guna untuk diri sendiri (direktori keputusan mahkamah agung) adalah anomali pemidanaan. Kenapa begitu ? Karena,

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.