Oleh : Al Haris *
Alhamdulillah, pada momentum Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi ke-69, saya memaknai perjalanan panjang daerah ini dengan menegaskan tiga kata kunci penting yang harus terus kita pegang bersama, yaitu evaluasi kerja masa lalu, introspeksi kerja masa kini, serta evaluasi dan pembenahan kerja masa mendatang. Tiga hal ini bukan sekadar jargon peringatan seremonial, melainkan fondasi berpikir agar pembangunan Jambi tetap berjalan di jalur yang benar, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan rakyat.
Kita harus jujur mengakui bahwa tidak ada satu pun program pembangunan yang capaiannya benar-benar sempurna. Selalu ada keterbatasan, dinamika lapangan, serta tantangan yang muncul di luar perencanaan.
Namun yang terpenting, seluruh proses itu telah kita jalani dengan kesungguhan—berjibaku di tengah persoalan, berikhtiar dengan kerja keras, merumuskan solusi, serta mengiringinya dengan doa dan niat tulus untuk melayani masyarakat Jambi.
Bagi saya, menyerah dan putus asa bukanlah pilihan. Sebab sejarah telah mengajarkan, Provinsi Jambi tidak lahir dari kenyamanan.
Para pendahulu kita telah menorehkan pengorbanan besar—darah, air mata, dan tenaga—demi berdirinya daerah ini. Maka generasi hari ini, yang diberi amanah dan kepercayaan, sejatinya tinggal melanjutkan perjuangan itu dengan cara yang lebih terukur, lebih bertanggung jawab, dan lebih berpihak pada kepentingan rakyat.
Peringatan HUT ke-69 ini menjadi pengingat bahwa amanah kepemimpinan adalah ladang ibadah. Tugas kita adalah memperbaiki yang masih kurang, menguatkan yang sudah baik, serta memastikan arah pembangunan Jambi ke depan semakin inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, saya yakin Jambi akan terus tumbuh menjadi daerah yang maju, tangguh, dan bermartabat.
Tetap semangat untuk Jambi tercinta. (*)
* Al Haris, Gubernur Jambi












