Jual Lahan Palsu, Buronan Dua Tahun Ditangkap

  • Whatsapp
borgol
Ilustrasi. (ist)

Jual Lahan Palsu, Buronan Dua Tahun Ditangkap

JAMBISERU.COM, Sengeti – Sargawi (59) warga Desa Gedong, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi, yang menjadi DPO polisi selama dua tahun akhirnya dibui. Tersangka dibui karena kasus telah menjual lahan sawit palsu.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : BNNP Jambi Musnahkan Sabu 1 Kilo

“Iya kita sudah amankan satu tersangka penipuan,” kata Kapolsek Sekernan, Iptu Edi Bernawan melalui Kanit Reskrim, Ipda Yohanes Candra.

Dikatakan Candra, tersangka berhasil meraup hasil penipuan dengan jumlah uang sebesar Rp 700 juta. Bahkan, korban yang telah ditipunya itupun lebih dari satu orang.

“Tapi yang melaporkan baru 1 orang. Dan yang melapor ini kena tipu sebesar Rp 162 juta. Dia (korban, red) warga Kecamatan Sekernan,” ujarnya.

Candra membeberkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Senin 25 November 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Tersangka pun ditangkap saat berada di rumahnya sendiri.

Kanit Reskrim, Ipda Yohanes Candra.  Foto: Doni/Jambiseru.com
Kanit Reskrim, Ipda Yohanes Candra. Foto: Doni/Jambiseru.com

“Tersangka ini usai menipu langsung kabur ke keluar kota. Setelah dia (tersangka, red) kembali lagi ke rumahnya, saat itu juga kita tangkap,” sebutnya.

Candra menyebutkan, penipuan ini dilakukan tersangka pada tahun 2017 lalu. Adapun modus yang dilakukan tersangka yaitu dengan menjual lahan sawit kepada korban. Akan tetapi, mulai dari sertifikat hingga tanda tangan yang dijual ke korban itu adalah palsu.

“Jadi tersangka ini menjual lahan palsu ke korban. Bahkan ketika korban ingin mengetahui lokasi lahan itu, ternyata tersangka menunjukan lahan milik orang lain yaitu lahan perusahaan yang berada di Desa Jebus, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi,” jelasnya.

BACA JUGA : Al Haris: Wajar Kalau di Mana Ada Umat, di Situ Ada…

Sementara, atas perbuatannya itu tersangka dijerat Pasal 378 KUHPidana tentang tindak pidana penipuan.(uda)

Pos terkait