Masyarakat Dilarang Mudik, Jika Kedapatan Dipaksa Putar Balik

Wing Gunariadi
Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian, Wing Gunariadi. Foto: Doni/Jambiseru.com

Masyarakat Dilarang Mudik, Jika Kedapatan Dipaksa Putar Balik

Jambi – Presiden Republik Indonesia, Ir. Jokowi, telah memutuskan melarang semua warganya mudik
Ramadan dan Lebaran Idul fitri 2020. Keputusan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang telah menjadi pandemi global.

Baca Juga : Pemotor Tewas Usai Hantam Truk Tronton di Bungo

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal ini, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H.

Untuk Provinsi Jambi sendiri, Kepala Bidang (Kabid) Darat Dinas Perhubugan (Dishub) Provinsi Jambi, Wing, mengatakan, di tengah wabah virus corona ini, sarana transportasi baik angkutan umum, angkutan udara, laut maupun penyeberangan untuk sementara dihentikan.

“Operasionalnya khusus mengangkut penumpang, kecuali yang diperbolehkan angkutan cargo maupun barang baik yg mengangkut sembako maupun alat-alat kesehatan,” ujarnya.

Wing menambahkan, Provinsi jambi telah memiliki enam posko perbatasan. Yang nantinya akan berfungsi dalam hal pencegahan kendaraan yang masuk juga sebagai cek poin terhadap larangan kendaraan.

Baca Juga : Pasutri Positif Rapid Test Covid-19 Tebo, Terlacak Pernah ke Rimbo Bujang

“Nanti dicek, baik pribadi maupun umum, yang kedapatan mengangkut pemudik bila ditemui maka diharuskan kembali ke daerah asal,” tutupnya. (Yog)

Pos terkait