Mudik Pakai Mobil Dinas, Diancam Dimutasi Bupati

Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro
Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro. Foto: Uda/Jambiseru.com

Jambi Seru, Sengeti – Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro melarang para pejabatnya di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik lebaran.

Dikatakan Masnah, mudik lebaran disebut sebagai urusan pribadi, sehingga tidak tepat memanfaaatkan mobil dinas itu untuk urusan tersebut.

“Tidak boleh, mudik itu urusan pribadi,” kata Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan Masnah, larangan ini berlaku bagi pejabat yang mudik ke luar daerah. Sedangkan bagi pejabat yang berada di dalam daerah boleh menggunakannya.

“Kalau untuk Provinsi Jambi boleh tapi kalau untuk keluar daerah saya tidak boleh,” sebutnya.

Selain itu, Masnah berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang membandel. Pejabat yang ketahuan membawa mobil dinas mudik ke luar daerah akan disanksi.

“Ada sanksinya, mobil dinasnya akan kita tarik,” tegasnya.

Tidak hanya mobil dinas yang akan ditarik,  pejabat yang kedapatan menggunakan kendaraan dinas untuk mudik turut akan dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Sanksinya itu bisa saya mutasikan. Semua tergantung dari tingkat kesalahannya,” jelasnya.

Sementara, kebijakan ini merupakan bentuk dukungan Bupati Masnah atas langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta para pimpinan instansi agar melarang pemakaian kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Aset daerah atau aset negara bukanlah untuk kepentingan pribadi para pejabat.

“KPK tegas melarang pejabat menggunakan mobil dinas untuk kepentingan. Larangan ini sebagai bentuk dukungan kita terhadap program KPK,” tandasnya.(uda)

Pos terkait