Viral Video Camat Alam Barajo Labrak Warga, Gara-gara Tanyakan Air PDAM Padam

  • Whatsapp
camat alam barajo
Camat Alam Barajo, Mustari Affandi. (Istimewa)

Viral Video Camat Alam Barajo Labrak Warga, Gara-gara Tanyakan Air PDAM Padam

JAMBISERU.COM – Oki, seorang laki-laki warga Perumahan Griya Rukun Sentosa II, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Jumat malam (5/6/2020) didatangi Camat Alam Barajo, Mustari Affandi lantaran mempertanyakan air PDAM yang mati di Instagram Pemerintah Kota Jambi. Video camat melabrak warga itu viral di media sosial.

Bacaan Lainnya

Baca JugaHewan Purbakala Ini Jadi Kunci Pengembangan Vaksin Corona

Kedatangan camat tersebut tidak sendiri, camat turut didampingi Lurah Kenali Besar, pihak kepolisian, TNI, Pol PP dan jajaran di Kecamatan Alam Barajo.

Setibanya di kediaman Oki yang beralamat rumah nomor 30 RT 41, camat tersebut langsung melabrak Oki terkait DM- nya di IG Pemerintah Kota Jambi.

Bahkan, ketika menanyakan kepada warga itu tersebut, camat seakan kesal dan membentak-bentak warga tersebut. Mirisnya lagi, camat tak pandang bulu, di hadapan orang tua Oki, ia tetap menunjukkan sikap arogannya.

Menurut camat, laporan yang disampaikan oleh Oki tersebut tidak menunjukkan etika yang baik.

Camat pun turut menunjukkan laporan yang disampaikan warga tersebut di hadapan warga lainnya.

Berikut percakapan di DM Oki ke IG Pemerintah Kota Jambi yang didapat Biru (Jambiseru.com) di lapangan beberapa waktu lalu :

“Lapor, di daerah mana air mu padam,” tanya akun Pemkot.

“Di daerah Simpang Rimbo, Patimura,” jawab warga.

“Tolong diperintahkan untuk diperbaiki secepatnyo, terima kasih Pak,” sambung warga.

“Siap bos, terima kasih atas perintahnya,” jawab akun Pemkot.

“Bos belum hidup air, gimana saya belum mandi. Ya ampun air sangat penting pada saat ini, di saat corona, tolong gerak cepat apa masalahnya kenapa mati, tolong diperbaiki cepat. Ini bukan perintah Pak, tapi ini kewajiban Bapak, terima kasih,” balas warga.

Percakapan itulah yang membuat Camat Alam Barajo, Kota Jambi langsung mendatangi warganya tersebut.

Ketika dikonfirmasi Biru (Jambiseru.com) usai melakukan klarifikasi di rumah warga tersebut, Camat Alam Barajo, Mustari Affandi, menyebutkan, warga yang didatanginya tersebut melaporkan keluhan air PDAM yang mati itu via akun Instagram Pemerintah.

“Tapi, kata-katanya tidak pantas, tidak pas. Di sini kita sekaligus mengajari agar beretika,” kata Camat, Jumat malam (5/6/2020).

Dikatakan Mustari Affandi, usai dilakukan pembinaan terhadap warga itu, akhirnya dia menyadari kesalahannya.

“Kita sebagai salah satu pelayan, kita harus tahu siapa orang yang menyampaikan itu, kita datang dan kita memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, banyak yang menyayangkan aksi camat yang melabrak warga tersebut. Apalagi, apa yang disampaikan warga merupakan keluhan mendasar atas air PDAM yang tidak lancar.

Baca JugaOrang Indonesia Kumandangkan Azan di AS, Setelah 100 Ribu Orang Meninggal Karena Corona

“Gila pemerintah sekarang, anti kritik. Masak nanyakan air padam saja sampai melabrak kek gitu, parah,” ungkap Eki, seorang warga Pattimura tak jauh dari kediaman warga yang dilabrak tersebut.

Ia berharap pemerintah bisa lebih logo menerima kritik masyarakat. “Semakin arogan, semakin jauh rakyat dari pemimpinnya,” tutupnya.(uda)

Pos terkait