Sistem Drainase Buruk, Jalan Poros di Muaro Jambi Rusak

Taufik Hidayat, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Muaro Jambi. Foto: Uda/Jambiseru.com
Taufik Hidayat, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Muaro Jambi.Foto: Uda/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM, Sengeti – Pembangunan jalan poros di wilayah Kabupaten Muaro Jambi belum dilaksanakan secara konprehensif. Pembangunan yang dilakukan hanya sebatas membangun atau memperbaiki jalan. Padahal,  pembangunan jalan agar berusia panjang harus disertai dengan pembangunan sistem drainase.

BACA JUGA : Besok, Kelompok SMB akan Disidang di PN Jambi

“Selama ini kan hanya jalannya saja yang dibangun, sistem drainasenya belum benar-benar diperhatikan. Nah, ke depan sistem drainase sudah harus fokus dibangun dan diperbaiki,” kata Taufik Hidayat, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Muaro Jambi.

Bacaan Lainnya

Taufik mengatakan, sistem drainase yang buruk serta kemiringan jalan yang tidak sesuai akan menyebabkan air tergenang di badan jalan. Genangan air itu secara perlahan akan membuat jalan menjadi rusak.

“Musuh jalan aspal itu genangan air. Kalau sudah tergenang, tidak lama akan rusak. Makanya, sistem drainasenya harus dibangun kalau mau usia jalannya lebih lama,” jelasnya.

Selain pembangunan drainase, Taufik berharap Pemkab Muaro Jambi turut memperhatikan alokasi anggaran pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala terhadap ruas jalan yang dibangun. Dana pemeliharaan rutin dan berkala ini penting agar jalan yang dibangun itu bisa dipelihara sehingga tidak cepat rusak.

“Jalan yang dibangun itu harus dipelihara, kalau tidak dipelihara tentu akan cepat rusak juga. Untuk membangun kembali sudah pasti dananya sangat besar. Lebih baik dialokasikan anggaran pemeliharaanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Taufik menyebutkan bahwa, kalau pembangunan jalan harus sesuai dengan kebutuhan teknis. Material, desain dan metode pelaksanaan harus sesuai dengan kebutuhan.

“Pengendalian setiap jenis kendaraan harus diterapkan, jalan sampai truk over tonase dibiarkan melintas. Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini,” ujarnya.

Taufik menyampaikan bahwa, jalan poros milik Kabupaten Muaro Jambi, panjangnya lebih kurang 900 Kilometer. Separuh dari jalan poros itu saat ini dalam kondisi rusak.

Dana perbaikan jalan poros rutin digelontorkan Pemkab Muaro Jambi melalui Dinas PUPR. Pada 2019 ini lebih kurang Rp 75 miliar telah dialokasikan khusus untuk perbaikan jalan poros.

BACA JUGAPolres Muaro Jambi Gelar Bakti Sosial

“Dana yang digelontorkan untuk perbaikan jalan poros cukup besar, kita harap ke depan jangan hanya jalannya saja yang diperbaiki. Sistem drainase harus diperbaiki dan dianggarkan dana pemeliharaannya,” tandasnya. (uda)

Pos terkait