Tanah Pemkab Sarolangun Banyak yang Belum Bersertifikat

Idham Khalid
Idham Khalid, Kabid Aset BPKAD Sarolangun. Foto: Penajambi.com

JAMBISERU.COM, Sarolangun – Sebanyak 628 bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun, yang tersebar dalam 10 Kecamatan saat ini belum memiliki sertifikat, dari jumlah total sebanyak 899 bidang.

BACA JUGA: Tiga Orang Berebut Kursi Sekda Sarolangun

“Yang tercatat ada 899 bidang tanah, yang bersertifikat baru 271 sampai dengan pendataan tahun 2018. Artinya ada 628 bidang yang belum bersertifikat,” kata Idham Khalid, Kabid Aset BPKAD Sarolangun, Senin (2/9/2019).

Ia mengatakan, jumlah tersebut termasuk tanah kas desa (TKD). Selebihnya diselesaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran setiap tahunnya. Dengan Setiap tahun ada pergerakan hingga 10 sertifikat, salah satunya di tahun 2018 yang lalu.

“Pedoman kita masih dengan aturan yang lama. Pencatatan aset selama ini masih berpedoman pada Permendagri nomor 17 tahun 2007 tentang pengelolaan barang milik daerah,” katanya dilansir Penajambi.com–media partner Jambiseru.com.

Ia menyebut, terkait hal itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) rapat bersama, terutama soal tindaklanjut inventarisasi aset.

“Kalau untuk lingkungan pemkab sudah selesai semua. Yang belum ini kebanyakan bangunaan sekolah, seperti SD dan SMP,” kata Idham Khalid.

Ia menjelaskan, dari hal tersebut untuk saat ini kalau SMA/SMK sudah diserahkan ke Pemerintah Provinsi baik bangunan maupun tanahnya. Pada tahun 2017 sesuai tupoksi yang sudah berubah.

BACA JUGA: Warga Bungo Juga Mendegar Suara Harimau Mengaum

“Yang belum ini kita serahkan ke Dinas Perkim, yang membidanginya yaitu kasi pertanahan, kewenangan anggrannya pun juga disana. Setelah jadi baru diserahkan ke kita dan dokumennya kita yang pegang,” katanya lagi. (put)

Pos terkait