Harga Karet Tembus Rp 10 Ribu, Petani di Batanghari Harapkan Bantuan Bibit

  • Whatsapp
Harga Karet Tembus Rp 10 Ribu
Petani sedang menyadap karet. Foto: Rizki/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Harga karet di Batanghari mulai bergairah. Di tingkat petani, harga komoditi karet sudah menembus Rp 10 ribu per kilogramnya. Dengan mulai membaiknya harga karet ini, para petani karet berharap pemerintah Kabupaten Batanghari mau memberikan bantuan bibit.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga komoditi karet selama satu bulan terakhir mulai beranjak naik menjadi Rp. 10.000 perkilo, dari harga sebelumnya yang berada pada angka Rp. 7.000 hingga Rp. 8.000. Tentunya dengan kenaikan harga tersebut, membuat gairah para petani dalam menyadap getah karet semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

Ismail salah satu petani karet mengatakan, dengan kenaikkan karet saat ini dirasanya sudah sangat baik sekali untuk masa depan para petani. Bahkan jika terus bertahan ataupun naik lagi sudah pasti para petani karet semuanya akan sejahtera terutama dalam kebutuhan sehari-hari.

“Dengan kenaikan harga karet saat ini saya merasa sangat senang, karena kini dirinya dalam per minggu sudah bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp. 2 juta untuk sekali panen,” kata Ismail, Kamis (15/7/2021).

Disebutkan Ismail, saat ini kendala dalam pertanian pun dirasa tidak ada, mengingat kondisi seperti hujan pun jarang terjadi. Hanya saja akibat pandemi ini petani sulit membeli bibit murah yang sering diadakan oleh Dinas Perkebunan setempat.

“Saya berharap untuk para pengepul karet atau tokeh karet sebaiknya untuk harga sendiri terus bertahan seperti ini, jangan ketika menurunkan harga langsung anjlok drastis. Serta diharapkan kepada Pemerintah sebaiknya untuk kembali memberikan para petani bantuan bibit karet, mengingat saat ini banyak batang karet yang sudah berumur tua,” ujarnya. (riz)

Pos terkait