Status Tanggap Darurat Banjir di Kerinci – Sungai Penuh Diperpanjang

Wako Ahmadi & Danrem 042/ GAPU Jambi meninjau Korban Banjir. Foto: Oga/Jambiseru.com
Wako Ahmadi & Danrem 042/ GAPU Jambi meninjau Korban Banjir. Foto: Oga/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci secara resmi memperpanjang status tanggap darurat bemcana banjir selama 7 hari kedepan. 

Perpanjangan masa tanggap darurat banjir diputuskan dalam rapat yang dipimpin Walikota Ahmadi Zubir, dihadiri Ketua DPRD, Lendra Wijaya, unsur forkompimda, Sekda Alpian dan instansi terkait, Minggu (07/01/2024). 

Wako Ahmadi mengatakan, Keputusan perpanjangan status tanggap darurat tersebut disepakati setelah mempertimbangkan hasil kajian dari BPBD dan kondisi ril lapangan, disisi lain, hingga sejauh ini curah hujan masih tergolong tinggi di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

“Sudah disepakati bersama setelah mempertimbangkan hasil kajian dari BPBD dan kondisi ril di lapangan,” ujar Wako Ahmadi.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor, hal tersebut disampaikan langsung oleh Pj. Bupati Kerinci Asraf.

Dikatakan Asraf, Berdasarkan hasil pertimbangan laporan yang disampaikan oleh BNPB, BMKG, dan OPD yang tergabung dalam Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Kerinci.

“Terkait dengan kondisi penanganan yang dilakukan, maka Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Kerinci yang dimulai dari tanggal 1 sampai 7 Januari 2024 diperpanjang sampai tanggal 14 Januari 2024,” ungkap Pj Bupati Kerinci Asraf. (Oga)

Pos terkait