Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto Serahkan 40 Ribu Bantuan Bibit Ikan Lele

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, menyerahkan kolam bioflok dan bantuan bibit ikan lele kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Berlian 79 di RT 39 Kelurahan Thehok, kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, menyerahkan kolam bioflok dan bantuan bibit ikan lele kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Berlian 79 di RT 39 Kelurahan Thehok, kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.Foto: Humas DPRD Jambi.

JAMBI, JambiSeru.com – Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, menyerahkan kolam bioflok dan bantuan bibit ikan lele kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Berlian 79 di RT 39 Kelurahan Thehok, kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Kamis (3/8).

Penyerahan bantuan bibit ikan lele ini turut didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perikanan Kota Jambi, Ketua RT dan sejumlah masyarakat.

Bantuan yang diberikan tersebut merupakan Pokir Edi Purwanto yang kemudian disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Adapun bantuan tersebut diberikan kepada kelompok Pokdakan Berlian 79 di RT 39 Kelurahan Tehok yang merupakan kelompok Pokdakan yang dikelolah oleh pemuda setempat yang terdiri dari remaja masjid serta pemuda karang taruna.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita memberikan bantuan kolam bioflok kemudian bibit lele sebanyak 40 ribu kepada anak muda yang juga merupakan anak-anak karang taruna disini, remaja masjid disini yang tujuannya bagaimana anak-anak muda ini menjadi cikal bakal ekonomi berdikari,”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa pemberian bantuan kolam bioflok dan bantuan bibit ikan lele ini sebagai bentuk upaya untuk solusi-solusi ekonomi kerakyatan jangka panjang. Melibatkan anak-anak muda, Edi Purwanto berharap tujuan ini dapat terlaksana dengan baik.

“Kalau program ini berhasil dan sukses tentu provinsi akan menganggarkan lebih besar lagi dan kita akan berikan bantuan ini secara meluas sehingga nanti jambi menjadi salah satu ketahanan pangan kaitannya dengan ikan,”tambahnya.

Tidak hanya pada lingkup budidaya ikan lele, Edi Purwanto juga mengarahkan bagaimana ketika wilayah Kelurahan Tehok menjadi sentra ketahanan pangan di perikanan, maka ada inovasi-inovasi dan perkembangan produk dari bahan utama lele.

“Bisa nanti dibuat abon, kemudian diolah lainnya, kemudian bisa saja di ekspor dan sebagainya. Kalau sudah begitu ekonomi dengan sendirinya akan tumbuh. Karena sumber ekonomi kita adalah ekonomi kerakyatan, umkm harus kita galakkan,”katanya.

“Kita berharap kelompok tani bisa memaksimalkan bantuan yang kita berikan, harapan kita seperti tadi ini bisa memaksimalkan perekonomian, terutama masyarakat setempat di lingkup kelurahan Thehok,” pungkasnya. (esa/adv)

Pos terkait