Mengenal Tradisi Antar Nasi Pada Bulan Ramadhan di Merangin

  • Whatsapp
Tradisi Antar Nasi Pada Bulan Ramadhan
Tradisi Antar Nasi Pada Bulan Ramadhan di Merangin. Foto: Edo/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Ada tradisi unik di Desa Kungkai, di Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin selama bulan suci Ramadhan. Tradisi tersebut yaitu tradisi antar nasi.

Seperti pada Rabu (14/4/2021) sore, terlihat beberapa ibu rumah tangga disibukkan dengan mengantarkan nasi dengan rantang. Tak hanya sendiri, tampak beberapa ibu-ibu di Desa Kungkai juga melakukan hal yang sama.

Bacaan Lainnya

Tradisi ini menjadi unik, karena hanya ada selama bulan Ramadhan saja. Setiap harinya, selama bulan puasa, masyarakat di desa ini akan disibukkan untuk saling berbagai nasi. Biasanya, mereka akan mengantar nasi ke rumah sanak saudaranya pada sore hari, sekitar pukul 16.30 WIB.

Nasi yang telah ditempatkan di dalam rantang akan di diberikan ke rumah sanak saudara. Tak lupa selain nasi, mereka juga menyertakan lauk dan sambal. Mereka akan mengantarkan nasi dengan berjalan kaki.

“Iyo, biasonyo yang diantar nasi keluarga dekat, seperti kakak, abang, mamak Datuk maupun paman,” Pak Iben, warga Desa Kungkai.

Tradisi antar nasi ini, telah dilakukan warga secara turun temurun. Diperkirakan, tradisi ini telah ada sejak ratusan tahun lalu. Menurut warga setempat, tradisi ini memiliki makna dan pesan moral tersendiri bagi mereka.

“Tradisi ini seingat sayo waktu masih di bangku sekolah dasar, sudah ado tradisi ngantar nasi tingkat saat bulan puasa itu,” jelas pria yang berusia 70 tahun itu.

“Pesan moral itu menggambarkan hubungan baik sama baik antara sanak tino dan sanak jantan, pameman dan kemenakan (kakak adik kandung maupun sepupu -), selama bulan Ramadhan,”imbuhnya.

Untuk diketahui hari kedua puasa terpantau masyarakat Desa setempat masih disibukkan dengan tradisi unik ini.(Edo)

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Langgar Aturan Saat Ramadhan, Kasat Pol PP Bakal Cabut Izin Rumah Makan

Pos terkait