Al Haris : “Nasib Honorer Itu, Kerjanya Paling Banyak Gajinya Paling Kecil, Jadi Harus Sejahtera”

  • Whatsapp
Al Haris Cagub Jambi yang dulunya pedagang martabak di Pasar Bangko Merangin
Al Haris Cagub Jambi yang dulunya pedagang martabak di Pasar Bangko Merangin

Jambi Seru –  Al Haris, Calon Gubernur Jambi nomor urut 3, paling tahu nasib honorer yang kerjanya paling banyak tapi gajinya paling kecil. Karena itu, Haris bertekad akan mensejahterakan dan bahkan memperjuangkan pengangkatan tenaga honorer Jambi.

Apalagi, Al Haris pernah juga menjalani nasib seperti honorer. Sewaktu jadi staf biasa di RRI dulu, Al Haris merasakan langsung bagaimana jadi bawahan.

Bacaan Lainnya

“Tahu sama tahu lah, honorer itu kerjanya paling banyak gajinya paling kecil. Maka itu, kalau tenaga honor sejahtera, tentu kinerja pemerintah jadi maksimal. Hayo yang honorer, ngaku. Paling banyak kerja, kan…” ungkap Al Haris, terkekeh.

Selama menjadi staf atau pegawai biasa di RRI, cerita Al Haris, ia banyak bergantung hidup dengan pegawai-pegawai senior termasuk PNS yang sudah diangkat. Kalau tidak, tentu ia tak akan sampai di posisi seperti ini.

“Beruntung orang tua-orang tua dan atasan-atasan saya waktu itu baik-baik. Ditambah senior-senior yang pengertian, jadi bisa bertahan hidup selama jadi pegawai biasa,” kenang mantan penjual koran ini, lagi.

Baca Berita Jambi Seru Lain : Dukung Al Haris, Tim CE Laporkan Staf Ahli HBA ke Bawaslu, M Rum: Saya Dukung Pribadi

“Jadi honorer itu serba salah. Sama seperti pegawai biasa yang baru masuk. Ekonomi sulit, hidup berat…” tambah mantan pegawai RRI Jambi ini, kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Bupati Merangin 2 periode ini mengaku, karena pernah merasakan langsung jadi pegawai biasa, ia tak ingin tenaga honorer merasakan seperti apa yang ia rasa dulu.

Maka itu, Al Haris dan wakilnya, Abdullah Sani, sudah bertekad untuk mensejahterakan tenaga honorer demi perbaikan kinerja pemerintahan.

Bahkan, Haris-Sani Cagub-Cawagub Jambi 2020 ini, akan memperjuangkan agar honorer-honorer yang sudah lama mengabdi, untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS).

“Regulasinya akan kita lihat dulu. Tapi di Pemprov Jambi sangat banyak honorer yang layak diangkat. Ada yang tugas sampai puluhan tahun tapi belum jadi PNS,” jelas Haris.

Itu diketahui, ketika menjabat Kepala Biro Umum, dia menyadari di sekitarnya ada banyak honorer yang belum diangkat.

“Saya selalu merasa prihatin melihat honorer yang sudah lama tugas tapi belum diangkat. Padahal hidup makin berat dari tahun ke tahun,” ulasnya.

“Intinya, kita berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honor supaya nasibnya lebih baik dari sekarang,” tutup mantan penjual martabak ini.(*)

Baca Berita Jambi Seru Lain : Warga Sarolangun Wajib Tahu Program Pembangunan Al Haris – Sani

 

Pos terkait