Cek Kesiapan Jelang Pilkada, Pangdam II/SWJ : Jangan Ada Konflik

  • Whatsapp
Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi. Foto: Yogi/Jambiseru.com
Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi. Foto: Yogi/Jambiseru.com

Cek Kesiapan Jelang Pilkada, Pangdam II/SWJ : Jangan Ada Konflik

JAMBISERU.COM – Dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak, yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang, Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, mengecek kesiapan sarana pendukung pengamanan Pilkada 2020, Selasa (8/9/2020).

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Sebanyak 6.100 Personil TNI-Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Pilkada

“Hari ini bersama Pak Kapolda dengan Pak Danrem kita harus melaksanakan gelar kesiapan kendaraan pendukung dalam rangka pengamanan proses Pilkada yang mungkin sebentar lagi kita lakukan,” ujarnya, di Makorem Jambi.

Dikatakannya, TNI-Polri dalam sarana pendukung sudah siap mengawal proses Pilkada.

“Tentunya dari kita lihat bersama, baik itu dari TNI dan Polri sarana pendukung ini sudah siap untuk mengawal proses Pilkada,” tambajnya.

Agus melajutkan, untuk pengamanan Pilkada tahun ini, masih berkaca pada Pilpres sebelumnya. Khususnya, di daerah rawan terjadinya kericuhan saat pelaksanaan Pilkada.

“Ada strategi khusus tentu kita siapkan, kita bisa menganalisa daerah rawan,” kata Pangdam.

lebih lanjut, salah satu strategi untuk mengurangi terjadinya kericuhan atau konflik tersebut, Pangdam meminta untuk TNI Polri menurunkan lebih banyak personil.

“Mungkin nanti harus ada koordinasi terkait Pilkada ini, jangan sampai nanti ada konflik dalam proses Pilkada,” jelasnya.

Agus menekankan, bahwa Kodam II/Swj beserta jajarannya dalam Pilkada tetap menjunjung tinggi netralitas TNI dan melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan tetap mengawasi dan melaksanakan pendisiplinan masyarakat secara terus menerus di masa adaptasi kebiasaan baru.

Baca Juga : Internet Gratis Desa-Kota dalam Provinsi Jambi, Dumisake Haris-Sani

“Upaya dalam pengamanan Pilkada tahun 2020 dilaksanakan secara profesional dan menjadi salah satu referensi penting dalam mengawal, mengamankan dan mensukseskan Pilkada Tahun 2020”, tutupnya. (Yog)

Pos terkait