Al Haris Jadi Irup Diresepsi Nikah Purna Praja Hendro Satria-Putri Zulwarni

  • Whatsapp
Al Haris saat jadi Irup di acara pernikahan Purna Praja Hendro Satria-Putri zulwarni. Foto: Uda/Jambiseru.com
Al Haris saat jadi Irup di acara pernikahan Purna Praja Hendro Satria-Putri zulwarni. Foto: Uda/Jambiseru.com

Al Haris Jadi Irup Diresepsi Nikah Purna Praja Hendro Satria-Putri Zulwarni

JAMBISERU.COM – Bupati Merangin, Dr Al Haris menjadi Inspektur Upacara (Irup) diresepsi pernikahan seorang purna praja Hendro Satria SSTP dengan Putri Zulwarni, Sabtu (12/9/2020).

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Kapolres Merangin Lanjutkan Program Bagikan 1000 Masker Untuk SAD

Prosesi pernikahan purna praja atau Dharma Astha Brata ini berlangsung di Gedung Putih Grand Kemas, Kota Jambi.

Hendro Satria merupakan putra bungsu dari bapak Sersan Mayor (Purn) H Musriadi dan ibu Armaini. Sedangkan Putri Zulwarni anak pertama bapak dari Kompol Zulkifli dan ibu Suwartini.

Bupati Merangin, Al Haris selaku Irup memasangkan cincin ke mempelai pria Hendro Satria yang merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 23 lulusan tahun 2016.

Sedangkan, isteri Al Haris, Hesnidar menyerahkan pakaian Dharma Wanita kepada mempelai perempuan Putri Zulwarni.

Prosesi itu dilakukan ketika kedua pengantin memasuki ruangan upacara yang dikawal oleh para purna praja lainnya, dan membentuk formasi Bintang Astha Brata yang merupakan simbol bagi seorang pemimpin berjiwa pamong praja.

Serangkaian upacara ini merupakan tradisi korps bagi praja IPDN dalam mengantarkan dan sekaligus memberi penghormatan ke seorang purna praja melangkah memasuki lembar baru kehidupan berumah tangga.

Al Haris menyampaikan, kepada ananda berdua, ia menitipkan apa yang telah Allah berikan kepada ananda yaitu, perjodohan dan di jaga baik-baik.

“Karena pertemuan, jodoh, rezeki, maut sudah Allah atur dengan baik. Kita sebagai hamba Allah harus bisa menjaga-nya agar bisa berbahagia dunia dan akhirat,” kata Al Haris dihadapan kedua pengantin.

Al Haris mengatakan, hari ini, Hendro sudah menjadi kepala keluarga, seorang suami. Begitu juga dengan ananda Putri, yang tadinya seorang gadis, hari ini sudah menjadi seorang isteri dan insyaallah akan menjadi ibu rumah tangga.

“Pesan saya, kepada ananda berdua bahwa laki-laki adalah pemimpin. Adapun jika ananda Putri mempunyai karir yang bagus, tapi ingat bahwa kita adalah seorang isteri dan ada kodratnya,” sebut Al Haris.

Tak lupa pula Al Haris turut mengingatkan kepada kedua pengantin ini untuk menghargai orang tua. Karena, mereka sudah susah payah sampai melahirkan mu, membesarkan mu, mendidik mu dan menyekolahkan mu.

“Maka saya pesan, jangan pernah membuat hati-nya terluka,” ujarnya.

Terakhir, Al Haris yang merupakan calon gubernur Jambi ini berpesan kepada mempelai laki-laki bahwa, Hendro adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan jangan sekali-sekali untuk korupsi.

“Seorang ASN itu dituntut bekerja dengan baik. Berjuang demi kebaikan yang baik, insyaallah jika engkau bekerja dengan baik, kinerja mu baik, insyaallah Allah akan tinggikan derajat mu sampai ke tempat yang lebih tinggi insyaallah mudah-mudahan. Untuk Putri harus bisa mengukur penghasilan suaminya, jangan pernah minta yang aneh-aneh,” ucapnya.

“Semoga Allah memberikan kebahagian, keberkahan, anak-anak soleh-soleha, hidupnya berkah dan akhirnya insyallah sampai akhir hayat,” tutupnya.

Baca Juga : Subsidi Vaksin Hingga Modal Usaha, Renaksi Penanggulangan Covid-19 ala Haris-Sani

Di prosesi pernikahan itu turut hadir, calon wakil gubernur Jambi, Abdullah Sani yang merupakan pasangan dari Al Haris ini. (uda)

Pos terkait