Penyiram Air Panas ke Ibu Kandung, Diduga Pengaruh Narkoba

  • Whatsapp
korban penyiraman
Korban penyiram air panas oleh anak kandung. Foto : Yogi/Jambiseru.com

Penyiram Air Panas ke Ibu Kandung, Diduga Pengaruh Narkoba

JAMBISERU.COM – Perlakuan sadis AF (24), yang tega menyiram ibu kandungnya, I, dengan menggunakan air mendidih, pada (21/8/2020) lalu, berbuntut ke ranah hukum. Korban saat ini masih menderita luka akibat penyiraman tersebut.

Baca JugaPolisi Kantongi Indentitas Pembobol ATM Mayang

Saat ditemui di sebuah rumah kontrakannya, di kawasan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, korban baru saja pulang. Ia terlihat hanya menggenakan kain sarung. Luka bakar akibat siraman air panas juga masih terlihat.

Kepada Biru (Jambiseru.com) ia menjelaskan, bahwa anaknya tersebut ada terpegaruh oleh narkoba jenis sabu. Dikatakannya juga, sebelumnya anaknya juga sering memukulnya.

“Anak aku itu dio terpengaruh sabu. Dio tu lah stres,” ungkapnya, dengan dada yang terluka dan ditutupi kain sarung.

Ditambahkannya, anaknya tersebut sudah menikah dua kali. Termasuk dengan laki-laki yang sekarang ini, juga sudah bercerai. Namun ia kembali dekat.

“Dio sudah cerai. Tapi ini dekat lagi. Mantan lakinyo ini yang ngajarin rusak. Aku idak setuju,” bebernya.

Pada saat penyiraman air panas, I, yang sedang mencuci menasehati pelaku yang merupakan anaknya, untuk tidak lagi berhubungan dengan mantan suaminya. Sayangnya, pelaku tidak terima dinasehati. Emosi, pelaku yang saat itu tengah memasak air, langsung mengambil air panas tersebut dan menyiramkannya ke ibu kandungnya sendiri.

I mengungkapkan, saat dirinya disiram, ia sempat terkejut dan langsung terpekik kesakitan. Sembari menahan perih akibat tersiram air panas, ia langsung berlari ke arah kantor Polresta Jambi. Disana ia langsung meminta pertolongan. Pada akhirnya dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Baca JugaTerungkap, Begini Cara Pelaku Membobol ATM di Jambi

“Sebelumnyo aku dibantu keuangan dengan bapak Polisi. Sekrang pun kadang aku biaya dewek lah untuk ngobatin ini,” imbuhnya. (yog)