Perusahaan Diingatkan untuk Bersiap Penyesuaian UU Perlindungan Data Pribadi

Satriyo Widodo
Pengamat keamanan siber dari Indonesia Cyber Security Forum, Satriyo Widodo.(ist)

Jambi Seru – Perusahaan pengelola data pribadi diingatkan oleh pengamat untuk bersiap penyesuaian UU Perlindungan Data Pribadi (PDP). Saran tersebut disampaikan oleh Pengamat keamanan siber dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Satriyo Wibowo.

Dikatakan Satriyo Wibowo, perusahaan yang melakukan pemrosesan data pribadi harus mulai mempersiapkan diri agar dapat menyesuaikan dengan aturan di dalam UU PDP.

Ditambahkannya, perusahaan atau organisasi pengendali data pribadi memiliki waktu penyesuaian selama dua tahun hingga 16 Oktober 2024 sebelum ketentuan UU PDP dilaksanakan secara penuh. Walaupun rentang waktu yang diberikan pemerintah masih cukup lama, penyesuaian harus segera dilakukan, apalagi bagi pengendali data dalam jumlah masif.

“Memang kita punya waktu selama dua tahun sampai 16 Oktober 2024 sebelum nanti ketentuan di dalam UU PDP itu full dilaksanakan. Tetapi tetap saja untuk perusahaan gede, organisasi-organisasi yang melakukan pemrosesan data pribadi dalam jumlah masif itu mau tidak mau harus mulai mempersiapkannya dari sekarang,” kata Satriyo, yang juga merupakan sekretaris ICSF, dalam diskusi dengan media secara virtual, Jakarta, Selasa (24/1/2023) seperti dikutip dari laman kantor berita pemerintah, ANTARA.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa UU PDP sebetulnya tidak hanya sekadar ekstensi atau perluasan tentang keamanan siber itu sendiri melainkan juga mencakup tata kelola data, misalnya inventarisasi data.

“Perusahaan yang sudah lama yang tidak mendesain sistemnya berdasarkan arsitektur yang berhubungan dengan data pribadi itu ketika tahu UU PDP jadi kaget karena ternyata dia harus mendefinisikan, dia harus mencari tahu data pribadi yang dikumpulkan itu di mana saja, siapa yang akan bertanggung jawab, alirannya ke mana, kemudian dasar pemrosesannya apa,” kata Satriyo.

Pos terkait

banner pln