Proses Tender Proyek Sambungan Pipa PDAM Masuk Tahap Sanggah Banding

  • Whatsapp
Kadis PUPR, Batanghari, Zulkifli. Foto: Rizki/Jambiseru.com
Kadis PUPR, Batanghari, Zulkifli. Foto: Rizki/Jambiseru.com

Proses Tender Proyek Sambungan Pipa PDAM Masuk Tahap Sanggah Banding

JAMBISERU.COM – Pelaksanaan proyek pengadaan sambungan pipa PDAM, oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batanghari, tampaknya bakal tertunda pelaksanaannya. Ini terjadi, akibat proses tender proyek tidak berjalan mulus.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Pegawainya Dinyatakan Positif, Kantor Samsat Jambi Tutup 3 Hari

Perusahaan yang telah di nyatakan menang, mendapatkan sanggahan dari salah satu peserta lelang tender proyek. Akibatnya, proses penandatanganan proyek dengan nilai Rp. 4 Milyar itu tertunda.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Batanghari, Zulkifli. Ia mengatakan, proses pengadaan proyek pipa tersebut saat ini masuk dalam proses sanggah banding.

“Sebelumnya salah satu peserta tender dinyatakan gugur oleh Unit Kerja Barang dan Jasa. Tapi peserta melakukan sangahan dan sudah dijawab oleh UKPBJ, tapi pihak perusahaan tidak puas dengan jawaban tersebut. Akhirnya pihak perusahaan melakukan sanggah banding,” kata Kepala Dinas PUPR Batanghari, Zulkifli, Rabu (23/9/2020).

Disebutkan Zulkifli, setelah dilakukan sanggah oleh pihak perusahaan, beberapa persyaratan kemudian diverifikasi oleh UKPBJ. Setelah lengkap dan memberikan jaminan untuk sanggah banding oleh pihak perusahaan baru masuk ke tahap berikutnya.

“Setelah diverifikasi benar semua sudah dilengkapi. Maka proses sanggah banding saat ini berada di Dinas PUPR, karena yang berhak menjawab hal ini adalah penguasa anggaran atau Dinas PUPR,” terangnya.

Dilanjutkan Zulkifli, untuk proses sanggah banding ini diberi waktu 14 hari kerja, untuk menjawab sanggah banding yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

“Jadi saat ini proses tender tersebut belum bisa dilanjutkan untuk penandatanganan kontrak belum dapat dilakukan, karena masih dalam proses sanggah banding,” terangnya.

Disinggung soal kapan pihak perusahaan yang mengajukan sanggah banding, Zulkifli mengatkan, pihak perusahaan mengajukan sanggah banding kepada Dinas PUPR Batanghari pada tanggal 9 September 2020 lalu.

Baca Juga : Ruangan As Ops Kapolri Dipasangi Aplikasi Asap Digital oleh Ditreskrimsus Jambi

“Saat ini kita masih mempelajari dan melakukan analisa secara detail terhadap sanggah banding yang diajukan oleh PT. Karya Bersama Putra Mandiri. Jadi hari terakhir kita memberikan jawaban pada tanggal 29 September 2020 nanti,” pungkasnya.(riz)




- jambi seru -

Pos terkait