Ia mengatakan, baru 6 bulan tinggal di Bangko setelah lulus SD dan ditinggal ibunya merantau. Potongan besi yang ia kumpulkan dari lokasi eks kebakaran itu, ia jual Rp 2.000 per kilogramnya. Diakuinya selama sebulan ia sudah mengumpulkan Rp 500 ribu.
“Baru sebulan ini ngumpul potongan besi di lokasi eks kebakaran kios itu,” timpal bocah itu dengan baju lusuhnya.
Meski terkendala ijazah, Nabil Ardiansyah tetap bercita cita menjadi polisi.
Terpisah, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P mengatakan, Nabil akan sekolah di SMP Merangin. Setelah ijazah Nabil dikirim dari kampung.
“kita akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan jika administrasi lengkap, maka akan disekolahkan. Nanti ia akan sekolah dekat dari tempat tinggalnya,” kata Kapolres Merangin yang baik hati ini. (edo)












