Terkait Beredarnya Rekom PBB Terbaru, Ini Kata Ketua DPC PBB Tanjab Barat

  • Whatsapp

Terkait Beredarnya Rekom PBB Terbaru, Ini Kata Ketua DPC PBB Tanjab Barat

Jambiseru.com – Terkait beredarnya foto surat rekomendasi Partai Bulan Bintang (PBB) ke pasangan Cici Halimah- Abdul Jalil, langsung mendapat bantahan dari ketua DPC PBB Tanjab Barat, H Syaifuddin Marzuki. Menurutnya surat rekom tersebut tidak sah.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Saat Anggota IKM Turut Hadiri Pertemuan Al Haris di PW Muhammadiyah Jambi

Dijelaskannya, surat tersebut sampai saat ini tidak ada bukti fisiknya. Selain itu, pihak DPP PBB juga tidak ada memberitahu dirinya terkait dikeluarkannya surat rekom tersebut.

“Sejauh ini surat rekom itu tidak dikeluarkan DPP PBB, jadi tidak ada fisiknya,” jelasnya, Sabtu (5/9/2020).

Dibeberkannya, setelah melihat beredarnya surat rekom terbaru tersebut, dirinya langsung menghubungi DPP PBB. Menurut H Udin (sapaan akrab Syaifuddin), pihak DPP membuat surat tersebut, lantaran tim kandidat yang bersangkutan menyebutkan kalau mereka mendapatkan rekom dari partai Nasdem.

Kemudian diisukan kalau pasangan Muklis-Supardi tidak bisa maju, karena rekom Nasdem telah berubah. Namun sayangnya, pihak tim kandidat tersebut tidak bisa menunjukkan bukti fisik surat rekom Nasdem. Sehingga surat rekom PBB pun tak bisa dikeluarkan oleh pihak DPP.

“Jadi rekom yang kita bawa ke KPU adalah yang sah, dah juga sudah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak KPU Tanjab Barat juga telah menyebutkan, jika persyaratan pasangan Muklis – Supardi telah memenuhi syarat.

Menurut Komisioner KPU Tanjab Barat, M. Rum, pendaftaran yang dilakukan pasangan Muklis-Supardi, sebagai calon bupati dan wakil Bupati Tanjab Barat sudah sah. Saat pendaftaran, pasangan ini telah memenuhi semua persyaratan, termasuk surat rekom PBB. Karena ada fisik surat, serta dihadiri ketua dan sekretaris.

Dengan begitu, lanjutnya, rekom PBB tidak bisa dibuat dua kali untuk mendaftar. Sehingga rekom yang keluar untuk pasangan Cici-Jalil, tidak bisa digunakan.

“Tidak bisa itu, dak bisa rekom satu partai digunakan untuk dua mendaftar dengan pasangan yang berbeda,” jelasnya.

Ditambahkan M Rum, saat mendaftar, pasangan Muklis-Supardi telah membawa rekom dan juga dihadiri ketua partai. Sehingga sudah memenuhi persyaratan.

Baca Juga : Selesai Lebih Awal, Haris-Sani : Target Terpenuhi

“Jadi pasangan Muklis-Supardi sudah dinyatakan memenuhi perayaratan dan sudah sah,” pungkasnya. (Tra)

Pos terkait