Grebek Tempat Sabung Ayam Polisi Tewas Diserang Ayam Jantan

Sabung ayam. (Ist)
Sabung ayam. (Ist)

Grebek Tempat Sabung Ayam Polisi Tewas Diserang Ayam Jantan

Jambiseru.com – Nasib naas dialami seorang polisi. Saat mengrebek tempat sabung ayam, polisi ini tewas diserang ayam jantan.

Baca Juga : Korban Tenggelam di Tabir Barat Ditemukan Tewas 30 Meter dari Lokasi

Bacaan Lainnya

Kejadian ini terjadi di Kota San Jose, Filipina, Senin (26/10/2020) waktu setempat. Sontak saja kejadian tewasnya polisi ini membuat heboh. Bahka kejadian ini mendadak viral dan menjadi perhatian publik dan sampai ke mancanegara.

Mengutip New Strait Times, polisi bernama Christian Bolok mengalami hal tak terduga saat bertugas menindak tempat perjudian sabung ayam. Polisi berpangkat letnan sekaligus kepala Kepolisian Kota San Jose itu tewas usai diserang seekor ayam jantan.

Diketahui, peristiwa yang terjadi di Kota San Jose, Provinsi Samar Utara, tersebut cukup mengagetkan publik Filipina. Sebab, peristiwa itu disebut sangat jarang terjadi apalagi sampai menewaskan seorang kepala kepolisian kota setempat.

Usut punya usut, polisi bernama Christian Bolok disebut tewas karena tertusuk pisau taji ayam. Bahkan, meski telah dilarikan ke rumah sakit setempat, nyawa kepala kepolisian Kota San Jose itu tidak tertolong usai kehilangan banyak darah.

Seperti diketahui, setiap judi sabung ayam, para pemilik biasanya menempelkan sebuah pisau tajam berukuran kecil di kaki ayam milik mereka demi menumbangkan lawan. Namun, entah karena kurang teliti atau tidak mewaspadai, Christian Bolok harus tewas usai diserang seekor ayam jantan.

“Peristiwa itu sungguh tak terduga dan sedikit nasib buruk yang tidak bisa saya jelaskan. Bahkan, saya tidak percaya ketika kabar itu sampai ke saya. Ini adalah pertama kali selama menjadi polisi 25 tahun, saya kehilangan seorang prajurit karena diserang ayam,” ucap Kolonel Arnel Apud, kepala kepolisian Provinsi Samar Utara.

Di samping itu, usai penggerebekan, tiga orang pria diketahui berhasil diamankan pihak kepolisian dan dua ekor ayam juga ikut ditangkap sebagai barang bukti.

Dikabarkan, di tengah pandemi COVID-19, pemerintah Filipina terkhusus kepolisian gencar melakukan razia sabung ayam untuk mencegah penyebaran virus corona. Pasalnya, di setiap ajang sabung ayam, para warga disebut kerap berkumpul untuk menyaksikan salah satu ajang perjudian itu.

Baca Juga : Pergi Memancing Warga Tabir Barat Dikabarkan Tenggelam

Hingga kemudian, kepolisian Filipina bertindak tegas dan menangkap warga yang masih membandel menggelar judi sabung ayam. (tra)

Sumber : Kumparan.com

Pos terkait