Resmob Polda Jambi Tangkap Komplotan Pencurian dan Kekerasan Driver Taxi Online

panit resmob polda jambi, iptu june sianipar
Panit Resmob Polda Jambi Iptu June Sianipar bersama Paur Penum Subbid Penmas, Ipda Alamsyah Amir saat di wawancarai awak media.Foto: Bid Humas Polda Jambi

JAMBI, Jambiseru.com – Komplotan pencurian dan kekerasan Driver Taxi Online berhasil ditangkap. Pelaku diamankan sebanyak dua orang.

Pelaku ditangkap oleh tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, Opsnal Polres Batanghari dan di backup Jatanras Polda Sumsel serta Opsnal Polres Empat Lawang.

Pelaku ditangkap pada Minggu (4/2/2024) sekitar pukul 02.30 WIB di Kampung Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Dua pelaku yang ditangkap adalah Eka Saputra (20) warga Pematang Gajah, Kecamatan Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota dan Denny (24) warga Simpang Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi.

Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andry Ananta Yudhistira melalui Panit Resmob Polda Jambi, Iptu June Sianipar mengatakan, peristiwa pencurian dan kekerasan ini terjadi pada Rabu 24 Januari 2024 lalu, sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah hukum Polres Batanghari.

“Komplotan pelaku ini beraksi berjumlah 3 orang dan pelaku mencuri mobil milik driver Taxi online. Selanjutnya korban diikat dan diturunkan di jalan,” katanya.

Lebih lanjut, June menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban hendak menjemput ketiga pelaku di Gang rusuh Rajawali dengan tujuan ke Belakang Jamtos.

Lalu, salah satu pelaku turun membeli air minum, kemudian berjalan lagi ke arah Perumahan Korem Sungai duren. Selanjutnya, ketiga pelaku turun dari mobil dan korban disuruh menunggu di Simpang Sungai Duren.

Berselangnya waktu, salah satu pelaku menelpon korban untuk menjemput kembali ketiga pelaku di Perumahan Korem Sungai Duren tersebut.

“Kemudian pelaku diminta diantar ke Desa Terusan. Setibanya di Desa Terusan sekira pukul 00.30 WIB, salah pelaku yang di belakang korban langsung menyekap korban dengan menggunakan tangan kiri dan tangan kanan memegang sebelah pisau untuk mengancam korban. Pelaku mengancam korban agar tidak berteriak. Setelah itu kaki, tangan korban diikat dan mata ditutup menggunakan baju. Lalu korban pun diturunkan pelaku di Desa Jeluti, Kecamatan Bathin,” sebutnya.

Setelah melakukan aksinya, komplotan pelaku langsung melarikan diri ke luar Provinsi Jambi. Dalam penyelidikan petugas, pelaku diketahui berada di wilayah Sumatera Selatan.

“Saat diamankan pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Alamsyah mengatakan, saat ini kedua pelaku telah diserahkan ke Polres Batanghari guna penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini 1 pelaku masih DPO dan kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Batanghari guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya. (uda)

Pos terkait