Terungkap! Ini Kode-kode WA PSK Online yang Layani Threesome

Ilustrasi..
Ilustrasi..

JAMBISERU.COM – Warga Banten digemparkan oleh terkuaknya praktik prostitusi online yang dipasarkan melalui grup WhatsApp bernama Violet. Praktik luncah tersebut menyediakan berbagai macam paket dengan istilah combo. Harga termurahnya mulai dari Rp 320 ribu.

BACA JUGAPemerkosa Masih Saudara, Ayah Korban: Harusnya Pelaku Melindungi Anak Saya

“Tarif jasa trapis Violet Massage beragam, dengan sistem paket combo. Modusnya pijat plus-plus,” kata Ajun Komisaris Besar Dadang Herly, Kabag Wassidik Direskrimsus Polda Banten, saat ditemui di ruangannya, Minggu (7/7/2019).

Paket combo 1 seharga Rp 320 ribu, dengan layanan perempuan topless, MMC, dan blowjob. Kemudian paket combo 2 seharga Rp 440 ribu dengan layanan massage, topless, MMC dan blowjob.

Paket combo 3 tarifnya Rp 500 ribu, mendapatkan pelayanan massage dan body scrab. Terahir paket combo 4, tarifnya Rp 600 ribu, pelayanannya paling fantastis, yakni seks secara threesome atau dilayani dua perempuan.

“Mereka menggunakan kode paket combo. Ada juga MK (Mandi kucing), pijat terapisnya telanjang, durasinya 60 menit, satu kali ’finish’, bisa threesome,” terangnya.

Pria berkacamata yang juga berprofesi sebagai dosen Ilmu Hukum ini, mengancam pengelola grup WA Violet dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tersangka dijerat memakai Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE serta Pasal 296 KUHP tentang prostitusi.

“Setiap orang mendistribusikan,mentransmisikan, membuat dapat diaksesnya dokumen elektronik yang bermuatan pelanggaran kesusilaan, serta menyediakan tempat prostitusi,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, jasa pijat plus-plus yang ditawarkan melalui media sosial WA terbongkar oleh polisi Polda Banten. Pelaku diketahui menawarkan jasa terapis wanita menggunakan akun WA bernama Violet.

“Tersangka ini administrator grup WA itu. Dia yang membuatnya. Lewat WA, dia menawarkan pijat plus-plus. Bukan di Facebook, bukan,” kata Kabag Wassidik Direskrimsus Polda Banten Ajun Komisaris Besar Dadang Herli.

Dadang menjelaskan, administrator WA itu berinisial YR. Sementara itu, lokasi prostitusi berkedok panti pijat diketahui berada di Perumahan Bumi Indah, Ruko Cluster Sakura, Blok RYFR nomor 12, Desa Gelam Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selain itu, tersangka dalam memasarkan PSK melalui grup WA memakai sejumlah kode saat bertransaksi dengan pelanggan.

Melalui kode-kode yang disebar melalui grup WA itu, pelanggan bisa mengetahui kapan para PSK bisa melayani.

“Kodenya semisal Kuy, Violet Open Nih Bosque, Queen, Gres, Shinta, Yos,” ungkap Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Banten Ajun Komisaris Besar Dadang Herli.

Kepada polisi, pelaku mengakui menjajakan 6 PSK melalui grup WA Violet.  Semuanya bisa di-booking melalui WA, dan barulah pelanggan datang ke lokasi pijat plus-plus tersebut.

BACA JUGA : Kepala BNPB Ungkap Kebiasaan Unik Sutopo Selama Bertugas

Namun, tak sembarangan orang bisa menggunakan jasa PSK tersebut. Hanya mereka yang memunyai nomor ponsel yang diterima grup WA Violet. (ndy)

Loading Facebook Comments ...