Tiga Desa di Kecamatan Pauh Krisis Air Bersih

air bersih
Bantuan Air Bersih. Foto: Sarolangunnews.com

JAMBISERU.COM, Sarolangun – Warga tiga Desa di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun mengalami krisis air bersih, hal ini dikatakan oleh Camat Pauh Jupri, Kamis (15/8)/2019.

BACA JUGA: Musim Kamarau, Sumur dan Sawah Kering

Tiga desa tersebut yakni Desa Sepintun, Desa Lubuk Napal dan Desa Lamban Sigatal.

Menurutnya krisis air bersih tersebut akan berlangsung lama seiring lamanya musim kemarau tahun ini.

“Total ada sekitar 647 Kepala Keluarga (KK) di tiga desa yang mengalami krisis air bersih,” katanya dilansir Sarolangunnews.com–media partner Jambiseru.com.

Krisis air bersih lanjut Jupri di akibatkan sumur di rumah warga dan sungai mengering lantaran lama tidak diguyur hujan.

“Untuk saat ini kita dari pihak kecamatan mengupayakan bantuan air bersih bagi masyarakat,” terangnya.

Pihak BPBD Sarolangun, kata Jupri sudah mendistribusikan bantuan air bersih untuk desa tersebut Total air bersih yang sudah disalurkan mencapai 5000 ribu liter untuk satu Desa.

“Ada 5000 liter air bersih yang kita siapkan,” ujarnya.

Terpisah Kepala BPBD Sarolangun, Trianto, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa kemarau kali ini diprediksi akan berakhir pada November 2019 mendatang.

BACA JUGA: Lulus dari JKT48, 5 Potret Stylish Zara yang Memikat

“Sangat kita khawatirkan kalau melihat kondisi sungai sekarang. Karena hampir keseluruhan anak-anak sungai mengalami pengeringan,” tandasnya. (put)

Loading Facebook Comments ...