Opini Musri Nauli : Expose

Musri Nauli
Musri Nauli. Foto : Dok/Istimewa

Jambi Seru – Ketika mengikuti sebuah sebuah acara, saya tergelitik dengan istilah digunakan. Expose.

Kata “expose” berasal dari kata Inggeris. Secara harfiah diartikan sebagai “membuka”.

Sebenarnya kata “expose” Sudah diserap didalam kamus Besar Bahasa Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kata Expose kemudian dituliskan menjadi “ekspose”.

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Ekspose diartikan sebagai “pernyataan (pengungkapan, penyingkapan) secara formal tentang suatu kenyataan.

Ekspose juga diartikan sebagai “penyingkapan (pengungkapan) sesuatu yang dapat mengurangi kepercayaan atau martabat.

Dengan demikian penggunaan kata Expose yang kemudian menjadi tidak tepat. Selain sudah diserap menjadi kata “ekspose”, penggunaan kata masih menggunakan istilah Inggeris justru sangat mengganggu.

Penggunaan istilah Inggeris harus tetap disesuaikan dengan penggunaan kata yang sudah diserap kedalam bahasa Indonesia. Sehingga kata “expose” yang Masih menggunakan istilah Inggeris justru tidak sesuai dengan UU dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

Selain itu, penggunaan kata ekspose dalam sebuah acara besar yang diselenggarakan oleh instansi resmi negara juga tidak tepat untuk maksud dari sang pengundang acara.

Kegiatan yang hendak disampaikan untuk memaparkan hasil-hasil kerja dan rencana kerja memang tidak tepat menggunakan kata “expose (ekspose).

Menilik dari makna sebenarnya dari kata “ekspose”, lalu pesan apa yang hendak disampaikan.

Apakah hendak menyampaikan secara formal tentang suatu kenyataan ?

Kenyataan apa yang hendak disampaikan ?

Bukankah memaparkan hasil-hasil kerja dan rencana kerja bisa menggunakan kata lain.

Sehingga pesan yang hendak disampaikan kemudian dapat mudah ditangkap oleh audience. (*)

Advokat. Tinggal di Jambi

Jambi Berita Terkini, Indonesia Terbaru, dan entertainment film yang tayang di web Jambiseru.com, juga tayang di medsos Jambi Seru.

Pos terkait

hut ri hut tanjabar banner pln