Potensi Wisata Baru di Desa Renah Kayu Embun Sungai Penuh Jambi

Lokasi objk wisata aura taman bunga di Desa renah kayu embun, Kecamatan kumun debai, kota sungai penuh. (foto: ifwan adinata)

-

BACA BERITA SERU LAIN DI JAMBISERUCOM

Penulis : Ifwan Adinata & Awiska Alfata*

Jambiseru.com – Desa Renah Kayu Embun merupakan sebuah desa wisata baru di kota Sungai Penuh, provisi Jambi. Desa ini memiliki tipologi kawasan berbentuk perbukitan, dan perkebunan. Selain itu juga terdapat banyak anak sungai yang mengaliri desa ini. Daya tarik utama dari desa ini yaitu panorama gunung raya dan perbukitan yang mengelilingi desa. Sebagai daerah yang memiliki beragam potensi wisata baik agrowisata maupun ekowisata dengan munculnya beberapa objek wisata yang sebelumnya desa ini hanya di kenal sebagai desa penghasil pertanian.

Salah satu wisata yang menakjubkan dan menarik adalah aura taman bungga renah objek wisata ini menjadi primadoanya masyarakat sebab dengan akses 12 KM dari pusat kota Sungai Penuh melewati wisata Bukit Khayangan kurang lebih sekitar 20 menit dari destinasi yang merupakan objek wisata penerima anuhrah dataran tinggi terpopuler 2017, objek aura taman bunga ini menjadi destinasi incaran oleh keluarga maupun anak-anak sekolah yang ingin menikmati kesejukan alam dan wisata sungai tak dapat di pungkiri sejak 2020 pasca covit 19 dan di berlakukannya ppkm masyarakat sangat merindukanya objek wisata yang bisa menjadi tempat pelarianya dari hiruk pikuk dunia perkotaan karena di sini kita juga bisa bisa camping bareng keluarga dan kerabat, objek wisata aura taman bungga ini milik napian atau sapaan akrapnya wo napian yang merupakan warga asli renah kayu embun.

Potensi dan keindahan desa yang dimiliki renah kayu embun ini tak lepas dari hutanyanya saja, disini Wisatawan lokal maupun asing tidak hanya sekedar menikmati sejuknya pepohanan cassia vera dan perkebunan yang terhampar luas. Para Wisatawan juga bisa menikmati hasil perkebunan dengan konsep agro wisata, seperti halnya “Objek Wisata oemah kayu embun” milik bang jengki yang baru hadir di Desa Renah Kayu Embun (RKE), Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.

Lokasi objk wisata oemah kayu embun di Desa renah kayu embun, Kecamatan kumun debai, kota sungai penuh. (foto: ifwan adinata)

Tahukah kita, Dahulunya sebelum hadirnya objek-objek wisata di desa renah kayu embun ini masyarakat hanya berfokus di pertanian saja akan tetapi dengan bermunculnya gagasan dari masyarakat tentang pemanfaatan potensi yang ada hal ini dapat memberi warna baru untuk image desa dimana desa renah kayu embun juga bisa di kenal sebagai desa wisata dengan potensi kekayaan alam yang melimpah ditambah kondisi desa yang banyak di kelilingi sumber mata air yang terjaga menambah nilai luar biasa sehingga desa ini pantas menjadi incaran wisatawan di dalam mencari tempat wisata maupun piknik.

Banyak masyarakat mengakui bahwa dengan bermunculannya objek wisata di renah kayu embun berdampak besar terhadap berbagai aspek dimana hasil pertanian dan umkm yang ada lebih diterangkat dan berdampak pada ekonomi kerakyatan hal ini sangat jelas terasa dimana kalau di bandingkan dengan 3 tahun ke belakang renah kayu embun sangat jelas terlihat mulai dari daftar kunjungan di hari libur maupun biasa, melihat hal ini keterlibatan berbagai elemen sangat di perlukan baik pemerintah, kampus maupun komunitas sebab di dalam mendorong desa-desa baru yang akan mengembangkan pariwisata .

Selain dari itu di desa renah kayu embun ini juga bayak terdapat umkm yang bisa mendongkrak pariwisata yang sedang muncul sebab di desa ini banyak petani yang bergerak di bidang perkopian dan dari hal itu mulai banyak breand kopi local yang muncul yang bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk pemajuan pariwisata di kota sungai penuh ini, menarik sekali untuk di kunjungi dan di nikmati.

Pak “putra” menjelaskan bahwa saat ini setidaknya sudah banyak kopi dari desa renah kayu embun ini masuk dan di kirim ke luar daerah . Hanya saja banyak penikmat kopi ini yang belum tau dimana renah kayu embun itu sendiri. Untuk itulah pihaknya berharap dengan hadirnya pariwisata dan ditambah pengembangan prodak local bisa menjadi daya tarik kunjungan baik secara objek nya maupun factor lainnya.

Sebenarnya banyak hal menarik lainnya yang bisa kita bahas mengenai desa renah kayu embun sebab desa ini merupakan desa yang paling luas di kota sungai penuh dengan Struktur wilayah yang berbukit ini menjadikan desa ini memiliki iklim yang sejuk dan segar. Nuansa desa

di perbukitan yang masih asri dengan sungai jernih membelah desa menyimpan potensi besar sebagai desa wisata. Adanya air terjun juga menambah pesona wisata tersendiri bagi desa ini. Wisata yang mulai dikembangkan didesa ini tergolong sebagai ekowisata dan agrowisata. Hal ini terlihat dari konsep wisata yang mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyrakat lokal serta mengandung aspek pengajaran dan pendidikan.

Lokasi potensi sungai di Desa renah kayu embun, Kecamatan kumun debai, kota sungai penuh. (foto: ifwan adinata)

Keindahan desa yang terasa berbeda karena struktur wilayah berbukit juga menyimpan potensi besar lainnya berupa tanah subur dan hasil pertanian yang berlimpah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Tahun 2020, Desa seluas 10.357 km2 ini dihuni oleh 698 jiwa dengan mayoritas masyarakat bekerja dibidang pertanian. Sebagian besar lahan di Renah Kayu Embun ditanami kulit manis dan Kopi Robusta, selain itu masyarakat juga banyak menanam cabe, kentang dan rempah-rempah. Hasil pertanian dari desa ini langsung didistribusikan ke gudang pengepul hasil pertanian yang berada di pusat Kota Sungai Penuh dan sebagian kecilnya dikonsumsi secara pribadi.
Melihat berbangai potensi ini tentunya desa renah kayu embun juga memiliki beberapa kendala yang di hadapi masyarakat pelaku pariwisata yaitu listrik dan jaringan sehingga di dalam mempromosikan objek wisata dan memperluas jaringan pasar melalui pemamfaatan media sosial dan teknologi belum terpenuhi maka dari itu dari tulisan artikel ini belum dapat mengambarkan sepenuhnya bagaimana perjuangan masyarakat mengangkat potensi dan kekayaan yang di miliki di dalam mewujudkan pariwisata untuk masyarakat di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Terlepas dari hal yang ada, seharusnya, pemerintah dapat mendorong pembangunan desa renah kayu embun ini dengan membangun akses jaringan dan listrik sebab hal ini dapat memajukan dan medorong pemajuan pariwisata di tambah dengan nantinya banyak hal yang terangkat sebab akses infomasi dan komunikasi semakin lancar dapat mempermudah di dalam meningkatkan ekonomi masyarakat ditambah di pendorongan promosi yang mempuni akan berdampak positif terhadap keberlansungan pariwisata di kota sungai penuh. (***)

* Penulis Ifwan Adinata & Awiska Alfata adalah Mahasiswa pariwisata universitas Pendidikan indonesia

Pos terkait

---

Video Restoran Masakan Jepang Sushimaru - Kuliner Jambi Seru

Video Jalanan Kersik Tuo Kerinci - Journey Travel Jambi Seru

Ads

Video Praktek Dokter - Health Jambi Seru

Konser BTS - Jambi Seru

Kecelakaan Hari Ini - Jambi Seru

Harga Emas Jambi - Bisnis Jambi Seru

Gubernur Jambi Al Haris Kunjungan - Berita Jambi Seru

Gubernur Cup - Bola Jambi Seru

Ulasan Film Layangan Putus - Jambi Seru