Opini Musri Nauli : Silahturahmi

  • Whatsapp
perjalanan betuah (26)
Musri Nauli. (Ist)

Jambiseru.com – Ditengah-tengah jadwal yang padat, Al Haris sebagai Gubernur Jambi sempat-sempatnya mendatangi kerumah pribadi H. Nalim. Bupati Merangin Periode 2008 -2013.

Kedatangan Al Haris yang sedang menjabat Gubernur Jambi kerumah Mantan Bupati Merangin tentu saja adalah sebuah peristiwa yang terlalu sederhana dilihat.

Terlepas pembicaraan empat mata yang tidak mungkin diliput pembicaraannya, namun kedatangan seorang Gubernur mendatangi mantan Bupati sekaligus rival politiknya di Pilkada Merangin memberikan pelajaran penting. Disaat kisruh politik yang jarang memberikan keteladanan.

Sebagai “orang muda” sekaligus sedang memegang jabatan tertinggi di Jambi, kedatangan Al Haris tentu memberikan kesan mendalam dan pelajaran yang dapat ditarik hikmah.

Pertama. Al Haris menunjukkan sebagai “orang muda” masyarakat Melayu Jambi tentu saja berkewajiban mendatangi orang yang dihormati. Sekaligus orang tua yang dihormati masyarakat Merangin.

Kedua. Sebagai rival politik, keteladanan Al Haris bukan sekali ini saja. H Nalim justru masuk menjadi Tim pemenangan Al Haris-Sani ketika Pilgub Jambi 2020.

Dengan masuknya rival politik didalam tim pemenangan Al Haris-Sani di Pilgub Jambi 2020 sekaligus mematahkan pandangan publik.

Benar. Pilkada harus berkompetisi secara Sehat dan fair. Sekaligus memenangkan pertarungan untuk merebut hati masyarakat didalam Pilkada.

Namun ketika pilkada usai, maka roda Pembangunan harus dilanjutkan. Pembangunan tidak boleh berhenti dan terjebak dengan hiruk pikuk politik Pilkada.

Dengan selesainya Pilkada, maka rajutan silahturahmi yang sempat terhenti disebabkan Pilkada maka hubungan silahturahmi tetap dilanjutkan.

Pos terkait