Hearing, DPRD Kota Sungai Penuh Panggil Tim Gugus Tugas dan Tim TAPD

  • Whatsapp
hearing
Hearing, DPRD Kota Sungai Penuh Panggil Tim Gugus Tugas dan Tim TAPD. Foto : Istimewa

Hearing, DPRD Kota Sungai Penuh Panggil Tim Gugus Tugas dan Tim TAPD

Jambi – Bertempat di ruang utama Paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh hari ini panggil Tim Gugus dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah terkait penanganan wabah virus corona (Covid-19) di wilayah Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Dengar pendapat (Hearing) dewan dengan Eksekutif terkait dengan penanganan Virus Corona Covid -19 dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh sedangakan dari pihak eksekutif dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir,Herman,Kepala BPBD,Kepala Dinkes,Kepala Bakeuada dan sejumlah pejabat lainya.

Dalam arahannya, Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, Fajran, mengatakan Ini adalah bentuk keseriusan pihak legislatif dalam menanggapi wabah yang sudah mendunia.

“ini merupakan bentuk keseriusan kami terhadap upaya pemerintah dalam menangani wabah virus corona yang sudah mendunia,” kata Fajran, Rabu (15/4).

Terkait refocusing anggaran yang telah dilakukan dimana didapati dana sekitar 25 milyar,dewan mintak betul betul dimanfaatkan dengan baik dan hasil recofusing angaran agar dapat di serahkan ke DPRD Kota Sungai Penuh supaya dapat dilakukan pengawasan.

“untuk benar benar serius dalam penanganan Covid 19 ini” ucap Fajran.

Pihaknya berharap, Pemerintah Kota Sungai Penuh bisa dan siap mengatasi dan menaggulangi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi kedepannya.

Tim gugus tugas, Abrardani mengatakan sejauh ini telah melakukan beberapa langkah dalam upaya memutus rantai virus covid 19, baik melalui pengumuman pengumuman, himbaun,penyemprotan, maupun melaksanakan Rapid tes bagi yang patut diduga terpapar.

“Untuk kedepan pihak nya akan terus komit untuk proses penanganan wabah covid 19 ini,” imbuh Abrardani.

Sementara tim TAPD yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangun, Ir. Herman mengatakan untuk anggaran 25 M yanh nantinya akan digunakan untuk APD, biaya pengobatan, bantuan kepada masyarakat dan hasil recofusing anggaran nantinya akan diserahkan ke dewan.

“nanti secara rinci akan diserahkan kepada pihak Dewan,” jelasnya. (oga)

Pos terkait