Corona Ancam Jambi, Warga Kota Cuek

  • Whatsapp
warga jambi
Aktivitas warga Kota Jambi di tengah wabah corona. Foto : Jambiseru.com

Corona Ancam Jambi, Warga Kota Cuek

Jambi – Virus corona sudah mengancam Jambi. Tapi sebagian warga Kota Jambi malah cuek. Warga masih bebas berkeliaran di luar rumah, bahkan kebanyakan tak pakai masker, Minggu (22/3/2020).

Bacaan Lainnya

Baca JugaBreaking News! Nasib Pilkada Serentak Jambi Diputuskan Sore Ini

Dini (23), warga Mayang Kota Jambi, mengaku, virus Covid-19 sangat merisaukan dia dan juga kerabatnya. Karena yang dia dapat dari informasi berita-berita yang dibacanya, virus corona ini bisa mematikan.

“Kami percaya virus ini mematikan, di negara China banyak yang meninggal karena virus ini. Jadinya kita harus tetap waspada, kalau berpergian harus menggunakan masker dan bawa hand sanitizer,” ujarnya kepada Biru (Jambi Seru).

Kata Dini, untuk Provinsi Jambi, Gubernur Jambi, Fachrori Umar, sudah mengintruksikan masyarakat untuk tidak berkumpul dan berpergian keluar rumah.

“Walaupun sudah ada intruksi untuk tidak berkumpul, tetap be ado yang keluar rumah, kami be ini mau pergi jugo, Bang. Maaf lah Pemerintah, kami sedikit tidak mengindahkannya,” tambahnya.

Dini melanjutkan, untuk saat ini masker di apotik yang ia datangi, sudah tidak ada lagi yang menjual masker.

“Masak di apotik-apotik dak ado lagi yang jual masker. Padahal situasi saat ini genting nian, masker itu perlu untuk kito yang berpergian ke luar,” tutupnya.

Lain Dini, lain Pula Toni (52), warga Kerinci yang tinggal di daerah Mayang, kata Toni. Minggu lalu ia berpergian ke Kabupaten Kerinci, katanya di Kerinci khususnya di Desa Belui sudah sangat heboh degan virus Corona ini.

“Aku Minggu kemarin ke Belui, di sano heboh dengan virus Corona, pada takut. Anak-anak sekolah sudah makek masker semuanyo, bahkan waktu aku stop di Muaro Imat sopir-sopir semuanyo pada bahas itu,” tuturnya.

Toni menyebutkan, ia tidak percaya virus Corona ini bisa mematikan, namun dia masih tetap waspada, agar tidak terjangkit.

“Aku dak percayo virus ini mematikan, tapi kan kito tetap be waspada, supaya tidak tertular,” pungkasnya.

Sementara, Wo Rizal (38), warga Pattimura, mengungkapkan, ia sangat percaya dengan virus Corona ini, untuk masalah meninggal dan tidaknya, kata Wo, itu urusan Tuhan yang menentukannya.

“Aku percayo dengan virus ini, tapi untuk urusan mati, itu urusan yang di atas. Yang penting kito bedoa d hati-hati agar tidak tertular,” ungakpnya.

Baca JugaAntisipasi Corona, Pemkab Batanghari Karantina ASN yang Baru Pulang dari Dinas Luar

Untuk diketahui, dari data terupdate yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jambi. Saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 132 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 13 dan yang sudah di dalam uji lab atau swab 7 orang. Untuk pasien positif nol. (yog)

Pos terkait