Diguyur Hujan Empat Jam, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam

  • Whatsapp
banjir
Diguyur Hujan Empat Jam, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam. Foto : Oga/Jambiseru.com

Diguyur Hujan Empat Jam, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam

Jambi – Bencana banjir lagi-lagi melanda warga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Kali ini, banjir yang terjadi cukup parah. Tiga desa yang ada di Kecamatan Air Hangat Timur terendam.

Bacaan Lainnya

Tiga desa yang terendam tersebut yaitu Desa Air Panas Sungai Abu, Desa Pondok Sungai Abu, dan Desa Baru Sungai Abu. Banjir terparah terjadi di Desa Pondok Sungai Abu. Ratusan rumah disana terencam air dengan kedalaman hingga lebih dari 50 cm.

Baca JugaHeboh! Warga Semerap Temukan Jasad Perempuan Muda di Sawah

Menurut warga setempat, banjir yang terjadi kali ini diakibatkan meluapnya air sungai. Ini terjadi, lantaran sebelumnya Kawasan tersebut diguyur hujan selama empat jam.

“Hujannya deras, saya sudah siaga dan hati-hati karena saya prediksi akan banjir, dan memang benar banjir,” kata Riki Saputra, Jumat (17/4/2020).

Riki juga mengungkapkan, banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir yang terparah, jika dibandingkan dengan banjir yang terjadi sebelumnya. Namun tak ada korban jiwa akibat musibah tersebut.

Sementara Kades Air Panas Sungai Abu, Abdurrahman, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, tiga desa di daerah tersebut memang selalu menjadi langganan banjir. Terutama saat memasuki musim penghujan. Akibat banjir yang terjadi kali ini, infrastruktur di desa juga ikut terbawa banjir.

“Tak hanya rumah saja yang terencam, tapi jalan pun banyak yang rusak akibat banjir,” jelasnya.

Sementara itu Kades Baru Sungai Abu, Akhirudin mengungkapkan, banjir kali ini juga tak hanya merusak rumah, tapi juga membawa banyak sampah masuk ke pemukiman warga. Selain itu, banjir juga telah merobohkan enam pagar rumah milik warga.

Baca JugaPasien 01 Corona Jambi Akan Diuji Swab Sekali Lagi

“Iya, ada pagar warga yang ambruk,”katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, warga terlihat masih sibuk membersihkan rumah mereka akibat lumpur dan sampah yang masuk kerumah warga. (oga)

Pos terkait