Tak Lapor Pajak Bulanan, Denda Rp 500 Ribu Per Bulan

  • Whatsapp
Pajak
Ilustrasi. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Bagi Anda wajib pajak, terutama pengusaha yang sudah PKP (pengusaha kena pajak), mulai dari sekarang harus waspada. Pasalnya, Inspektorat Pajak menerapkan aturan tegas dan tanpa pandang bulu dalam menerapkan denda. Jika tak melapor bulanan, Anda bisa dikenakan denda Rp 500 per bulan!

Sikap tegas ini sudah berlaku sejak beberapa tahun lalu. Bagi pengusaha atau bendahara atau pengelola pajak yang lalai, bisa-bisa kerugian membengkak akibat denda pajak yang diakumulasikan per bulan tersebut.

Bacaan Lainnya

Seperti diungkap Ali, seorang pengusaha Jambi, sehari lalu ia membayar pajak hingga belasan juta rupiah gara-gara tak melapor pajak bulanan.

“Bendahara saya resign sejak 2019, jadi tak diurusnya. Tahu-tahu masuk tagihan denda dari kantor pajak Jambi belasan juta rupiah. Saya tanya, rupanya denda gara-gara tak melapor pajak setiap bulan,” ungkapnya, kepada media ini, Jumat (21/5/2021).

Tagihan itu langsung dikirim kantor pajak ke rumahnya. Ada 13 biling, rata-rata denda akibat tak melapor pajak setiap bulan.

“Jadi kalau tak melapor pajak setiap bulan, kena denda Rp 500 ribu. Walaupun perusahaan tidak aktif lagi, atau alasan apapun, tetap harus bayar. Tidak ada keringanan,” tambahnya.

Pengakuan Dimas, seorang karyawan di kantor pajak Jambi, denda karena tak melapor pajak bulanan itu sudah berlaku sejak beberapa tahun terakhir. Maka itu, bagi yang sudah terdaftar PKP, diwajibkan melapor setiap bulan pembukuan perusahaan.

“Makanya, kalau sudah PKP harus rajin melapor. Sekarang sudah bisa melapor secara online, jadi lebih gampang,” kata Dimas.

Kalaupun perusahaan tidak aktif lagi, namun PKP masih aktif, tetap akan ditagih sebagai denda tunggakan pajak.

“Saran kami, kalau perusahaan tak lagi aktif, urus saja non efektif-nya, jadi tidak lagi ditagih. Kalau nanti satu saat perusahaan dipakai lagi, bisa kok diaktifkan lagi PKP-nya,” tutupnya. (uda)

Pos terkait