Kartunis yang Menggambar Karikatur Nabi Muhammad Tewas Terbakar

  • Whatsapp
Warga Temukan Dua Sejoli Tewas Berpelukan
Ilustrasi. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Mendadak kartunis yang menggambar Karikatur Nabi Muhammad tewas terbakar. Seniman asal Swedia itu tewas usai mobil yang dikendarainya menambrak truk dan meledak.

Lars Vilks tewas dalam kecelakaan pada Minggu (3/10/2021) ketika mobil polisi yang dikendarainya tiba-tiba berbelok ke arah lain dan menabrak truk.

Menyadur The Sun Selasa (5/10/2021), Kepolisian Swedia mengungkapkan jika seniman kontroversial tersebut pergi bersama dua petugas ketika kecelakaan.

Kecelakaan fatal itu terjadi tepat sebelum pukul 03.00 sore waktu setempat di Jalan Raya Markaryd, Provinsi Kronoberg, Swedia.

Selain menewaskan seniman 75 tahun tersebut, kecelakaan itu juga melukai sopir truk dan petugas polisi yang pergi bersamanya.

“Dengan cemas dan sedih saya menerima kabar bahwa dua rekan kami dan petugas keamanan kami meninggal sore ini,” ujar Kepala Polisi Nasional Anders Thornberg.

“Pikiran saya tertuju pada kerabat, keluarga, teman, dan rekan kerja mereka,” sambungnya.

Pihak berwenang mengungkapkan jika Vilks meninggal karena mengalami kecelakaan dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Dengan informasi yang saya miliki sekarang, menunjukkan bahwa itu adalah kecelakaan. Tapi penyelidikannya masih pada tahap yang sangat awal,” jelas jaksa senior Anders Jakobsson.

Sopir truk langsung dilarikan ke ke rumah sakit dan akan diperiksa oleh polisi.

Mobil yang membawa Vilks dilaporkan melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba berbelok ke jalur lain dan bertabrakan dengan truk.

Menurut outlet media Swedia Expressen, layanan penyelamatan dan polisi mengatakan bahwa akan sulit untuk sebuah mobil masuk ke jalur lain karena ada pagar kawat yang memisahkannya.

Bagian jalan itu dilaporkan telah mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir untuk memperbaiki kondisinya.

Nama Vilks mulai dikenal setalah menggambar Nabi Muhammad bertubuh anjing. Sejak itu, ia kerap menerima ancaman pembunuhan dan hidup di bawah perlindungan polisi mulai tahun 2007.

Pada 2015, Omar El-Hussein melepaskan tembakan ke depan kafe Krudttonden, saat itu Vilks sedang menghadiri acara debat tentang kebebasan berbicara.

Kelompok garis keras Al-Qaeda juga sempat memberi hadiah bagi siapa saja yang dapat membawa kepala Vilks dan pada 2010.

Rumah Vilks yang berada di Swedia selatan juga sempat dibakar oleh dua pria tak dikenal. Dan tahun lalu seorang wanita dari Pennsylvania mengaku bersalah karena bergabung dalam komplotan yang mencoba membunuh Vilks. (tra)

Sumber: suara.com (Media Partner Jambiseru.com)

  • Whatsapp

Pos terkait