Bejat! Kakek Cabuli Cucu Setiap Pagi Selama 2 Tahun

0
Ilustrasi pencabulan. (Ist)
Ilustrasi pencabulan. (Ist)

JAMBISERU.COM – Kakek Cabuli Cucu Setiap Pagi Selama 2 Tahun Berawal dari Colek-colek Nenek Langsung Alami Ini.

BACA JUGA : Hari Ini, Eks Ketum PPP Rommy Jalani Sidang Perdana Kasus Suap…

Seorang kakek tega cabuli cucu sendiri hampir tiap pagi selama 2 tahun di Samarinda jadi cerita viral memprihatinkan para orangtua.

Jadi pelajaran, waspadai tiap gelagat mencurigakan dari orang-orang terdekat yang selama ini dipercaya mengasuh dan melindungi buah hati tercinta di rumah.

Jangan sampai terlena, sehingga tak menyadari ‘pagar makan tanaman ‘ ..

Seorang kakek berinisial HA (63), warga Kecamatan Sambutan di Samarinda Kalimantan Timur mencabuli cucunya sendiri selama dua tahun atau sejak 2017.

Kejadian ini terungkap setelah ibu korban melaporkan ke Polresta Samarinda, dikutip dari laman Pos-kupang.com, Senin (19/8/2019) .

Kanit PPA Polresta Samarinda Iptu Rihard Nixon menceritakan, korban disetubuhi sejak berusia 13 tahun atau kelas enam SD.

Kejadian baru terungkap pada Agustus 2019.

Awal mulanya, korban tinggal bersama kakek dan nenek.

Kejadiannya waktu itu saat sang nenek masih hidup.

Saat korban dan neneknya tidur bersama. Kakek tidur di kamar berbeda.

“Dulu korban sudah pernah melapor tapi nenek bilang nanti kita pukul dia (kakek).

Kemudian nenek meninggal dan korban tidur di kamar tempat neneknya,” cerita Rihard, Selasa (10/9/2019) di Kantor Polresta Samarinda.

Setelah nenek meninggal, korban sering ditemani tidur tantenya atau adik dari ibu korban.

Suatu ketika malam pukul 02.00 Wita dini hari kakek sempat masuk kamar tidur sang korban.

Tangannya mencolek-colek kaki korban. Korban dengar namun pura-pura tidur. Aksi kakek diketahui tante korban.

“Tante korban sempat tanyai kenapa masuk kamar malam-malam.

Tapi alasan sang kakek, mau lihat foto istrinya (nenek).

Padahal di ruang tengah banyak foto nenek,” tutur Rihard sebagaimana pengakuan tante korban.

Aksi kakek berlanjut. Suatu pagi tante korban kembali mendapati aksi sang kakek sedang meremas tubuh korban di ruang tengah saat korban nonton televisi.

Dari situ, dia mulai curiga dan menceritakan kejadian ini ke ibu korban.

Namun, awalnya ibu korban tak percaya kakek senekat itu.

Sang ibu sempat menanyakan ke anaknya dua kali dan diakui anaknya disetubuhi oleh kakek.

Tapi lagi-lagi ibu kurang yakin karena tanpa bukti.

Puncaknya, saat korban dibohongi sang kakek ke sekolah. Padahal hari itu adalah hari libur.

Korban diajak ke sekolah dibawa putar-putar menggunakan motor.

Setelah itu kembali ke rumah kakek dan disetubuhi. Aksi ini tercium oleh sang ibu korban.

Semakin curiga, ibu korban akhirnya berkonsultasi ke psikolog.

Keterangan psikolog menguatkan pengakuan korban. Akhirnya dilaporkan ke polisi.

Setelah divisum ternyata benar, korban telah disetubuhi banyak kali oleh kakek tirinya itu.

“Tapi hasil pemeriksaan kami. Kakek itu belum mengaku.

Tapi dari keterangan korban dan para saksi sudah mengarah ke kakek yang bersangkutan,” jelasnya.

Kini sang kakek ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya sang kakek dijerat Pasal 81 dan 82 Undang- Undang nomor 17/2006 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Keterangan kakek, ia setiap pagi mengantar korban ke sekolah.

BACA JUGAJokowi Setujui Pemekaran di Papua, JK: Ada Undang-Undangnya

Tapi tak pernah menyetubuhi.

“Iya saya antar setiap pagi. Ibunya tidak pernah mengantar. Saya kasih uang saku Rp 7.000 tiap hari,” kata sang kakek. (ndy)

Loading Facebook Comments ...