4 Tahun Perkosa Anak Kandung, Pelaku: Daripada Begitu Sama Pacar, Lebih Baik dengan Bapak…

0
ilustrasi-diperkosa-perampok
Ilustrasi (net)

JAMBISERU.COM – SS (44), tega memperkosa anak kandungnya sendiri selama 4 tahun lamanya. Ia sudah memperkosa Bunga (20) –bukan nama sebenarnya-, sejak korban berusia 16 tahun di tahun 2015 hingga 20 tahun 2019.

BACA JUGAChina Perintahkan Restoran dan Toko Hapus Logo Halal

Kepada polisi setelah ditangkap, Sugeng mengaku hanya 6 kali menyetubuhi anak kandungnya tersebut. Pelaku mengaku khilaf, dengan alasan anaknya tersebut sering berbuat “begituan” dengan pacarnya.

“Saya bilang daripada begituan dengan pacarmu, lebih baik dengan Bapak saja,” uccap Sugeng saat diinterogasi oleh polisi, dilansir laman Lumajangsatu.com.

Sementara, media TribunKaltim.co melaporkan, kasus predator anak, yakni ayah perkosa putri kandung terjadi di Lumajang. Sang ayah sudah punya 5 istri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara polisi, kasus ayah perkosa anak itu sudah dilakukan sekitar 50 kali.

Hal itu diketahui setelah pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang melakukan gelar perkara.

Kasus itu menyeret nama Sugeng Slamet (44) warga Kecamatan Pronojiwo, Lumajang sebagai tersangka.

Perkosaan diduga dilakukan mencapai puluhan kali karena dia mengaku memerkosa sang anak sejak anak perempuannya berusia 16 tahun di tahun 2015.

Kini anaknya sudah berusia 19 tahun.

Dari pengakuan korban, kelakuan bejat sang ayah pertama kali dilakukan tahun 2015 saat ia masih berumur 16 tahun.

Perkosaan itu baru terbongkar, Senin (29/7/2019) lalu.

Kasus itu bisa dibongkar setelah korban berhasil kabur saat hendak diajak ke sebuah hotel di Lumajang.

Dia melapor ke Polsek Senduro, Lumajang.

Kasus itu lantas ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan tindakan yang dilakukan oleh bapak kandung itu sungguh keterlaluan.

“Orang tua bejat, sangat sangat tidak masuk akal, di mana ayah kandung tega menyetubuhi putri kandungnya hingga lebih dari lima puluh kali sejak tahun 2015,” ujar Arsal.

Arsal menegaskan pihaknya akan menangani kasus itu secara serius.

Dia tidak menginginkan predator seksual berkeliaran di wilayah Lumajang.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menambahkan, dalam pemeriksaan terhadap SS diketahui jika dia memiliki lima orang istri.

“Pelaku memiliki lima orang istri, dan empat orang di antaranya bekerja di luar negeri sebagai TKW,” ujar Hasran.

BACA JUGA : Rehab Kantor Bupati Tanpa Konsultan Pengawas, Inspektorat: Itu Jelas Keliru

SS terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Karena diketahui telah melanggar Pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (ndy)

Loading Facebook Comments ...