Review Terminator 3: Rise of the Machines, Tayang di Bioskop

  • Whatsapp
Terminator 3: Rise of the Machines
Terminator 3: Rise of the Machines. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Kisah Skynet yang berniat untuk menguasai jaringan komputer militer dengan tujuan untuk meluncurkan rudal nuklir ini bisa Anda saksikan dalam Bioskop Trans TV yang tayang pada Sabtu, 29 Mei 2021. Aksi Skynet tersebut mendapatkan halangan dari John dan robot terminator.

Sama seperti dengan film sebelumnya, pada Terminator 3: Rise of the Machines juga tetap menceritakan tentang robot terminator dari masa depan menuju ke masa lalu. Tujuannya datang adalah untuk bisa menyelamatkan orang-orang yang dirasa penting untuk dilindungi. Semua tokoh yang akan dilindungi oleh terminator ini memiliki pengaruh yang besar di masa depan. Berbeda dengan robot buatan Skynet yang justru diperintahkan untuk menuju ke masa lalu agar bisa membunuh tokoh penting tersebut.

Bacaan Lainnya

Film yang tayang pertama kali pada 2 Juli 2003 ini memiliki durasi 1 jam 49 menit. Terminator 3; Rise of the Machines mengambil jalan cerita dimana saat Skynet mengirimkan robot pembunuh yang bernama TX untuk bisa pergi ke masa lalu. Tujuannya melintasi waktu ke masa lalu tentunya bukan tanpa alasan, robot tersebut telah diperintahkan Skynet agar dapat membunuh John Connor yang diprediksi akan menjadi penghalang perang nuklir di masa depan.

Aksi liciknya ini ternyata bisa membuat Skynet lebih leluasa dalam melakukan peperangan nuklir yang mematikan di masa depan. Sayangnya, tidak semudah itu untuk bisa membunuh John. Di saat yang bersamaan, terdapat juga kiriman robot terminator dengan pelindung terbaru CSM 110. Model ini lebih baik bila dibandingkan dengan robot T-1000 versi lama. Robot ini dikirim dari pada pendukung John di masa depan demi melindunginya dari aksi jahat Skynet.

Sebenarnya antara robot terminator terbaru CSM 110 dan versi lamanya, robot T-1000, sama-sama memiliki kemampuan yang luar biasa, salah satunya adalah mampu menyembuhkan luka sendiri meski sudah terkena peluru tembakan atau terkena pukulan benda tumpul secara keras. Maka tidak heran bila John Connor selalu dilindungi oleh robot CSM 110.

Di satu sisi, TX terus berusaha dan mencari cara yang tepat untuk bisa membunuh John. Anda akan melihat aksi antara robot TX dan CSM 110 saling baku hantam. Hingga pada suatu saat Skynet mencoba meretas jaringan komputer. Semua komputer diambil alih dan diinfeksi oleh dirinya. Ia bahkan mengubah bentuk menjadi virus komputer agar bisa meretas komputer milik sipil dan yang terparah adalah jaringan komputer militer.

Menariknya lagi, ternyata calon ayah mertua dari calon istri John yang bernama Kate ini merupakan seorang penanggung jawab sistem komputer di militer. Sebenarnya sudah muncul kecurigaan bahwa sistem jaringan komputer telah diretas karena akan ada muncul tampilan Skynet secara tiba-tiba.

Namun, sayangnya virus komputer sudah menyebar ke semua sistem jaringan sehingga kendali penuh telah dipegang oleh Skynet. Sejumlah informasi penting dan bersifat rahasia pun sudah terbongkar termasuk perintah penyerangan menggunakan rudal.

Bukan tidak mungkin Skynet juga akan meluncurkan rudal nuklir. Dalam film ini Anda akan disajikan pertarungan sengit antara sesama robot. Cerita film ini ditulis Michael Ferris dan Tedi Sarafian. Untuk bisa menciptakan visualisasi robot dari masa depan, semuanya diarahkan dan ditangani oleh sutradara John Brancato.

Film yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger ini mendapatkan skor dari penonton sebesar 46% di situs Rotten Tomatoes. Sementara di IMDb memiliki rating 6,3/10. dari 10 melalui 38 ribu penilaian. selama penayangannya di bioskop, film ini berhasil meraup keuntungan mencapai USD 433,3 juta atau setara Rp 6,7 triliun. (*)

Sumber : Jambiflash.com

Pos terkait